Hikmah Puspasari
Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Media Pembelajaran Educandy untuk Menumbuhkan Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah Azzahrah Ramaputri Tilotama; Sabarudin Sabarudin; Hikmah Puspasari
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2098

Abstract

Media pembelajaran berbasis teknologi di era sekarang sudah semakin berkembang, sebagai seorang guru sudah sepatutnya mengembangkan segala kapasitas, pengetahuan dan kreativitas yang dimiliki. Guru bertanggung jawab merancang pembelajaran dengan memberikan rangsangan kepada siswa, sehingga mereka memiliki minat sebagai upaya mencapai tujuan pendidikan. Minat sangat besar pengaruhnya dalam sebuah proses pembelajaran, karena jika siswa berminat terhadap suatu pembelajaran maka akan sungguh-sungguh dalam belajar karena ada daya tarik baginya. Tujuan penelitian ini untuk menumbuhkan minat belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris melalui penerapan media pembelajaran educandy. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di MI Al-Fikri Palembang pada Januari 2026 dengan melibatkan seorang guru kelas A sebagai informan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan seorang guru kelas A serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yaitu data reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa dengan menerapkan media educandy dalam menumbuhkan minat belajar siswa kelas III Madrasah Ibtidaiyah memberikan hasil yang baik, hal ini ditunjukkan melalui perubahan siswa yang semakin aktif, antusias yang tinggi, dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Dapat disimpulkan bahwa, media educandy dapat menumbuhkan minat belajar siswa pada mata pelajaran bahasa inggris di kelas III Madrasah Ibtidaiyah.
Strategi Kurikulum dan Pendekatan Pedagogis dalam Menumbuhkan Nilai Patriotisme pada Pendidikan Dasar melalui Perspektif Komparatif Hikmah Puspasari; Beatrice Urai @ Jikulu; Sabarudin Sabarudin; Thariqatul Amaliah; Ari Deca Fitriani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2100

Abstract

Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter dan nasionalisme, khususnya di tengah arus digitalisasi dan globalisasi yang berpotensi mengikis semangat patriotisme generasi muda. Penelitian ini melakukan studi komparatif terhadap strategi pendidikan dasar di Indonesia dan Malaysia dalam menanamkan nilai cinta tanah air. Analisis dilakukan melalui kajian kurikulum, praktik pedagogis, serta peran guru dan keluarga, dengan pendekatan kualitatif berbasis studi dokumen dan wawancara terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara memiliki instrumen pendidikan yang relatif kuat dalam membangun karakter kebangsaan. Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan dalam penguatan literasi digital dan keterlibatan keluarga, sedangkan Malaysia perlu meningkatkan literasi media untuk menghadapi pengaruh budaya luar. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis nilai lokal dan integrasi literasi digital maupun media merupakan strategi penting untuk memperkokoh identitas nasional. Kontribusi utama penelitian ini adalah menawarkan perspektif baru dalam pendidikan patriotisme dengan mengintegrasikan pendekatan multikultural Malaysia dan kearifan lokal Indonesia. Artikel ini diharapkan dapat memberikan sumbangan teoritis dan praktis bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang adaptif terhadap dinamika global, sekaligus memperkuat upaya menumbuhkan patriotisme sejak jenjang sekolah dasar.