Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Belajar Matematika Peserta Didik melalui Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe STAD Abdul Wahab; Kurratul Aini; Nur Azizah; Maulidatun Nabilah; Arifatul Aini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.7941

Abstract

Urgensi penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman matematika peserta didik, sehingga diperlukan model pembelajaran yang efektif. Model kooperatif tipe STAD diharapkan dapat meningkatkan pemahaman melalui kerja sama dan interaksi aktif. Pembelajaran matematika penting untuk mengembangkan berpikir kritis, namun masih didominasi metode konvensional sehingga pemahaman peserta didik rendah. Oleh karena itu, model kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) diterapkan untuk mendorong keaktifan, kolaborasi, dan meningkatkan pemahaman belajar matematika. Penelitian ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman matematika peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD). Pendekatan yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP Islam Ar-Raudhah. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik pada setiap siklus. Rata-rata skor pada tahap pra-siklus sebesar 0,5, meningkat menjadi 1,6875 pada siklus I, dan kembali naik menjadi 2,3125 pada siklus II. Persentase peningkatan pemahaman dari pra-siklus ke siklus I mencapai 31,25%, dari siklus I ke siklus II sebesar 21,08%, sedangkan peningkatan secara keseluruhan dari pra-siklus hingga siklus II sebesar 52,08%. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika peserta didik sekaligus menumbuhkan keaktifan dan kerja sama selama proses pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI PROGRAM BIMBINGAN MEMBACA PADA SISWA SDN BANASARE 1 Nur Azizah; Bella Helliyana Febria; Wirdatul Hasanah; Moh. Yanto; Ach. Kanzil Fikri Hadi; Faishal Akbar
Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Prinsip Pengabdian Masyarakat
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jppm.v2i1.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar melalui program bimbingan membaca. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap siswa dalam menunjang keberhasilan belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program bimbingan membaca mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf, suku kata, dan kalimat sederhana. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam memahami isi bacaan. Dengan demikian, program bimbingan membaca dapat dijadikan sebagai alternatif solusi dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sekolah dasar.