Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Virtual Reality dan Mixed Reality Sebagai Media Pembelajaran terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Nurhidayah Ramadhani; Suardi Suardi; Herman Herman; Herlina Herlina
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.9.1.2026.8263

Abstract

Latar belakang studi ini adalah terdapatnya perbedaan antara minat alami anak pada teknologi digital dan praktik pembelajaran yang masih didominasi oleh pendekatan konvensional berbasis gambar 2D, sehingga perkembangan kognitif pada masa golden age tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak pemanfaatan teknologi VR dan MR dalam meningkatkan keterampilan kognitif pada anak usia dini. Penggunaan VR dan MR dianggap sebagai solusi strategis untuk menyajikan pengalaman belajar imersif yang dapat menghubungkan konsep abstrak dengan yang konkret. Metode penelitian yang diterapkan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental) tipe kelompok kontrol non-setara. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 30 anak dari Kelompok B1, yang terdistribusi ke dalam kelompok eksperimen (15 anak) yang menggunakan media VR/MR dan kelompok kontrol (15 anak) yang memakai media konvensional. Data dihimpun melalui pengamatan, survei, dan uji kemampuan kognitif dalam mengenali jenis hewan menggunakan alat Meta Quest 2. Analisis data dilaksanakan dengan metode uji statistik deskriptif dan inferensial menggunakan Paired t-test dan Independent t-test yang didukung oleh SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata kemampuan kognitif yang signifikan pada kelompok eksperimen, yaitu dari 13,47 (pre-test) menjadi 20,07 (post-test). Hasil dari uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) mencapai 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan (gain score) sebesar 6,60, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 0,73 Disimpulkan bahwa integrasi VR dan MR secara signifikan lebih efektif meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini dibandingkan metode konvensional. Teknologi ini mampu meningkatkan fokus, retensi memori, dan keterampilan pemecahan masalah melalui pengalaman multisensori yang interaktif.