Maria Theodora Dhone
Universitas Sanata Dharma

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upacara Reba Su’i Uwi sebagai Refleksi Persaudaraan (Communio) dalam Gereja Katolik: Kajian Budaya dan Spiritualitas Lokal di Bajawa Maria Theodora Dhone; Carolus Borromeus Mulyatno
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.102.72854

Abstract

Upacara Reba dan ritus Su’i Uwi merupakan tradisi budaya religius masyarakat Bajawa yang mengandung nilai syukur, rekonsiliasi, persaudaraan, dan penghormatan terhadap leluhur. Tradisi ini tidak hanya menjaga identitas budaya, tetapi juga memiliki makna spiritual yang selaras dengan ajaran Gereja Katolik, khususnya konsep communio. Penelitian ini bertujuan menafsirkan simbol, struktur ritual, dan nilai-nilai Reba Su’i Uwi dalam perspektif teologi inkulturasi serta melihat bagaimana Gereja lokal mengadopsinya dalam kehidupan iman umat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-interpretatif melalui studi pustaka dan wawancara dengan tokoh adat, pemuka agama, dan umat. Analisis dilakukan secara hermeneutik-teologis dengan memandang simbol budaya sebagai semina Verbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Reba dan Su’i Uwi mengandung simbol teologis seperti ubi sebagai lambang kehidupan, rumah adat sebagai ruang perjumpaan, serta ritus sebagai tanda pembaruan hidup. Gereja menafsirkan tradisi ini secara inkulturatif melalui praktik seperti Misa Reba dan pemaknaan simbol ubi dalam terang Ekaristi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Reba Su’i Uwi menjadi jembatan antara budaya dan iman, memperkaya spiritualitas serta relevansi Gereja lokal.
Partisipasi Orang Muda Katolik Terhadap Katekese Digital Berbasis Instagram @Instakatolik Di Yogyakarta Maria Theodora Dhone; Carolus Borromeus Mulyatno
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2213

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, terutama di kalangan generasi muda. Dalam konteks kehidupan beriman, media sosial seperti Instagram menjadi sarana potensial untuk pewartaan iman dan pembinaan rohani melalui katekese digital. Penelitian ini bertujuan untuk memahami partisipasi orang muda Katolik terhadap katekese digital di Instagram, serta menelaah faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keterlibatan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga orang muda Katolik berusia 17–30 tahun yang aktif menggunakan Instagram dan mengenal akun-akun katekese Katolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi terhadap katekese digital pada umumnya positif karena konten dinilai relevan, menarik, dan mudah dipahami. Namun demikian, tingkat partisipasi masih cenderung pasif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Instagram memiliki potensi besar sebagai media pewartaan iman yang efektif, apabila didukung oleh kualitas konten yang baik, pendampingan pastoral yang memadai, serta keterlibatan aktif dari kaum muda. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi pelayan pastoral dalam mengembangkan bentuk katekese digital yang lebih kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan generasi muda masa kini.