Sepriadi
Universitas Negeri Padang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN OBAT DAN OLAHRAGA SECARA TEPAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS SUNGAI RUMBAI Rika Sepriani; Eldawaty; Sepriadi
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.110

Abstract

Program pengabdian ini penting dilakukan karena hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke dan gagal ginjal. Namun, banyak pasien hipertensi khususnya di Kecamatan Sungai Rumbai belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai penggunaan obat yang tepat dan pentingnya aktivitas fisik yang aman. Kurangnya pemahaman ini berkontribusi pada rendahnya kepatuhan penderita hipertensi terhadap penggunaan obat yang dikonsumsi serta gaya hidup sehat yang menyebabkan meningkatnya risiko komplikasi bahkan kematian. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasien hipertensi dalam mengelola kondisi mereka melalui pendekatan integratif terkait penggunaan obat dan olahraga. Program ini akan memberikan pelatihan mengenai penggunaan obat secara benar, pengelolaan tekanan darah, serta olahraga yang aman sesuai kondisi penderita. Pelatihan dilakukan kepada 32 orang pasien hipertensi yang ada dipuskesmas sungai rumbai. Kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah dan pelatihan olaharag yang tepat. Dari hasil pelatihan didapatkan terdapat peningkatan pemahaman pasien hipertensi terhadap penggunaan obat secara tepat dan dapat melakukan olahraga ringan yang disarankan bagi penderita hipertensi.
Inovasi Desa Wisata Kreatif Melalui Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kawasan Nagari Dalko Kecamatan Tanjung Raya Alimuddin; Dewi Pebriyani; Liza; Muhamad Sazeli Rifki; Sepriadi; Andri Gemaini
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nagari Dalko mempunyai potensi yang cukup menjanjikan, salah satu contohnya di bidang pariwisata. Pada Kenagarian tersebut terdapat tiga air terjun yang sangat indah yaitu air terjun Si Gadih Ranti, Sarasah Pontong, dan Bukit Batu Alang yang mana apabila bisa dikleloa dengan baik tentu bisa berdampak kepada kondisi ekonomi masyarakat setempat. Dengan pengelolaan yang sistematis dan terstruktur akan mampu memberikan dampak yang sangat luar biasa kepada masyarakat utamanya dalam bidang ekonomi. Namun potensi besar tersebut secara realita bahwa belum dapat terkelola dengan baik. Beberapa hal yang menjadi masalah yang ditemukan antara lain keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan manajemen pariwisata yang mengarah pada pariwisata yang kreatif dan inovatif. Masalah berikutnya yang ditemukan adalah minimnya kreativitas masyarakat dalam mempromosikan dan memasarkan objek wisata yang dimiliki sehingga perkembangan pariwisata yang ada menjadi melambat. Selain itu, masyarakat juga belum memetakan lokasi-lokasi strategis yang dapat dijadikan lokasi/spot foto yang bisa dikembangkan sehingga pengunujung tidak monoton pada satu destinasi saja. Dengan penentuan spot-spot foto terbaik dapat digunakan untuk menjadi daya tarik wisatawan. Adapun solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah memberikan pengetahuan yang mendalam terkait pengelolaan wisata dengan rincian kegiatan sebagai berikut; (1) Meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan dengan memberikan pelatihan pengelolaan manajemen wisata. (2) Meningkatkan promosi dan pemasaran melalui pelatihan manajemen pemasaran dan bisnis. (3) Melakukan pemetaan lokasi untuk spot-spot foto. Berdasarkan solusi yang diberikan, maka telah dilakukan kegiatan antara lain: (1) Pelatihan manajemen pengelolaan pariwisata yang baik kreatif dan inovatif kepada masyarakat atau kelompok sadar wisata dengan menghadirkan pemateri yang ahli dalam bidang pengelolaan pariwisata, (2) Pelatihan manajemen bisnis dan pemasaran oleh ahli manjemen bisnis kepada masyarakat, (3) Melakukan pemetaan lokasi/spot foto terbaik yang akan dilakukan oleh ahli geografi dan pariwisata sehingga dapat ditentukan lokasi terbaik untuk dikembangkan sehingga menjadi lokasi strategis untuk wisatawan mengambil dokumentasi serta menjadi daya tarik tersendiri untuk wistawan. Hasil dari pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yaitu membantu masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dalam melaksanakan manajemen kepariwisataan dan cara-cara melakukan pemanduan yang baik sehingga membantu untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di daerah Dalko.
Analisis Komparatif Kepuasan Bermain dan Implikasi Biomekanik pada Pemain Bulutangkis: Studi Perbandingan Antara Lapangan Karpet Sintetis Versus Lantai Semen Tendy Roy; Eri Barlian; Donie; Tjung Hauw Sin; Anton Komaini; Sepriadi
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 5 (2026): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/r2985t02

Abstract

This study aims to comprehensively examine the difference in playing satisfaction between synthetic carpet courts (vinyl/PVC) and cement floor courts (concrete) among badminton players, while also analyzing the underlying biomechanical implications. This quantitative study, using an ex-post facto approach, involved 150 badminton players (98 men, 52 women, aged 18-35 years). The results of the Paired Sample t-Test showed a statistically highly significant difference (t = 24.83; p = 0.000 < 0.05). The mean playing satisfaction score on synthetic carpet courts (M = 4.32; SD = 0.45) was significantly higher than on cement floor courts (M = 2.85; SD = 0.58). Shock absorption and pain prevention emerged as the largest contributors to the higher satisfaction level on carpet courts. These findings indicate the need for a gradual conversion of badminton court surfaces from cement floors to BWF-standard synthetic carpet to improve playing comfort and reduce players' risk of biomechanical injury. Keywords: Sports Biomechanics, Badminton, Synthetic Carpet, Playing Satisfaction, Cement Floor