This Author published in this journals
All Journal Flourishing Journal
Khasdyah Dwi Dewi Setyoningtias
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Big Five Theory di Media Sosial: Ditinjau dari Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) Hasan Asyhuri; Alfin Lintang El-Dzani; Danang Alifian Gandang Panulung; Azra Rega Naufal Ririchana; Khasdyah Dwi Dewi Setyoningtias
Flourishing Journal Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i122022p760-765

Abstract

The increasingly massive use of social media in society has had various impacts, one of which is the feeling of Fear of Missing Out (FOMO). FOMO is a fear that a person feels about not being involved in an experience that is considered valuable or important. The purpose of this research is to look at the relationship that arises from the intensity of social media use, feelings of FOMO and personality from the Big Five Theory perspective. The method used in this research is a literature study of five scientific publications based on predetermined criteria. The results obtained are that people with personalities with extraversion and agreeableness scores are more prone to have FOMO, neuroticism personalities are quite vulnerable, and conscientiousness and openness personalities are not correlated with FOMO. Based on these results it is known that each dimension of the big five theory has a different impact in explaining FOMO that occurs in individuals based on the level of intensity of social media use. Abstrak Penggunaan media sosial yang semakin masif di masyarakat menimbulkan berbagai dampak, salah satu dampaknya adalah perasaan Fear of Missing Out (FOMO). FOMO merupakan sebuah ketakutan yang dirasakan seseorang karena tidak terlibat didalam sebuah pengalaman yang dianggap berharga atau penting. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan yang muncul dari intensitas penggunaan media sosial, perasaan FOMO dan kepribadian dalam perspektif Big Five Theory. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur terhadap lima publikasi ilmiah berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil yang didapatkan adalah orang dengan kepribadian dengan skor extraversion dan agreeableness lebih rentan untuk memiliki FOMO, kepribadian neuroticism cukup rentan, dan kepribadian conscientiousness dan openness tidak berkorelasi dengan FOMO. Berdasarkan hasil tersebut diketahui bahwa masing-masing dimensi big five theory memiliki dampak berbeda-beda dalam menjelaskan FOMO yang terjadi dalam individu yang berdasarkan tingkat intensitas penggunaan media sosialnya.