I Gusti Agus Alit Astrawan
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN DRILL BERBASIS MODEL SISTEM PERILAKU DALAM MENDUKUNG ELEMEN CAPAIAN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA Gede Danu Setiawan; I Gusti Agus Alit Astrawan
Daiwi Widya Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v12i1.2712

Abstract

Transformasi pendidikan melalui Kurikulum Merdeka menuntut pembelajaran yang selaras dengan elemen Capaian Pembelajaran (CP) secara utuh, mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap, namun pada praktiknya tidak semua kompetensi dapat dicapai optimal melalui pendekatan konstruktivistik atau berbasis proyek. Artikel ini bertujuan mengkaji efektivitas metode pembelajaran drill berbasis model sistem perilaku dalam mendukung elemen CP Kurikulum Merdeka, khususnya pada kompetensi yang menuntut ketepatan, konsistensi dan penguasaan keterampilan dasar. Kajian pustaka mengacu pada teori behaviorisme Watson, Thorndike, dan Skinner, serta pandangan Joy, Weil dan Calhoun mengenai karakteristik model sistem perilaku dan efektivitas metode drill dalam pembentukan kebiasaan belajar. Hasl kajian menunjukan bahwa integrasi model sistem perilaku dengan metode drill relevan dan efektif untuk memperkuat keterampilan prosedural, kedisiplinan, serta otomatisasi kompetensi esensial, terutama bagi peserta didik dengan kemampuan awal rendah atau kebutuhan khusus. Pembahasan menegaskan bahwa pendekatan ini tidak bertentangan dengan prinsip merdeka belajar, melainkan berfungsi sebagai fondasi pembentukan prilaku belajar positif yang menunjang kemandirian peserta didik secara bertahap. Implikasi kajian ini merekomendasikan guru menerapkan metode drill secara proporsional dan kontekstual, didukung penguatan positif, umpan balik langsung serta asesmen formatif berbasis observasi kinerja untuk memastikan pencapaian CP secara optimal.
IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING PRIBADI SOSIAL UNTUK MENGATASI MASALAH PERCAYA DIRI PADA REMAJA I Gusti Agus Alit Astrawan
Daiwi Widya Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v12i1.2718

Abstract

Remaja merupakan masa transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional dan sosial. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh remaja adalah rendahnya rasa percaya diri. Rasa percaya diri yang rendah dapat menghambat perkembangan sosial, akademik, maupun emosional remaja. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan implementasi layanan konseling pribadi sosial dalam membantu mengatasi masalah percaya diri pada remaja. Melalui pendekatan konseling pribadi sosial, konselor berupaya membantu peserta didik memahami potensi dirinya, menerima kelebihan dan kekuranganya, serta membangun sikap positif terhadap diri sendiri. Artikel ini menggunakan metode kajian pustaka (library research) dengan menelaah berbagai teori dan penelitian terkait. Hasil kajian menunjukan bahwa layanan konseling pribadi sosial memiliki peran signifikan dalam meningkatkan rasa percaya diri remaja melalui kegiatan konseling individu maupun kelompok, pembelajaran keterampilan sosial, serta pemberian reinforcement positif.