Kejora Handarini
Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pangan dan Perikanan, Universitas Dr. Soetomo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Deteksi Sammonella sp. Dan uji nilai pH pada daging ayam broiler yang dijual di Pasar Tradisional Baru Wadung Asri Sidoarjo Putri Ratnasari; Retnani Rahmiati; Kejora Handarini; Nunuk Hariyani
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v3i2.7448

Abstract

Ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah didapat, mudah dipelihara, murah dan banyak diminati masyarakat jika dibandingkan dengan daging ruminansia. Mikroorganisme yang mengontaminasi umumnya bakteri patogen, salah satunya adalah Salmonella sp. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi ada tidaknya cemaran bakteri Salmonella sp. pada daging ayam broiler yang dijual di Pasar Tradisional Wadungasri Sidoarjo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2024. Metoda penelitian yang digunakan adalah metoda survey menggunakan pemeriksaan laboratorium. Sampel sebesar 11 pedagang ayam broiler diambil dengan menggunakan metoda purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah bakteri Salmonella sp. dan nilai pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seratus persen (11 sampel) daging ayam broiler yang dijual di Pasar Tradisional Baru Wadung Asri Sidoarjo negatif cemaran bakteri Salmonella sp. dan nilai pH daging ayam broiler yang dijual memiliki rentang nilai 6.02 – 6.78 dengan rata – rata nilai pH sebesar 6.32 sehingga daging ayam broiler tersebut dalam kondisi segar dan sesuai dengan standar pH daging ayam broiler menurut SNI 3924-2009 dan aman untuk dikonsumsi
Analisis cemaran kapang khamir dan jumlah bakteri total jus jambu biji yang dijual di Kecamatan Sukolilo Surabaya Retnani Rahmiati; Fransisca Aulia Puti Pratiwi; Kejora Handarini; Adhania Andika Prayudhanti
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v3i2.11266

Abstract

Penurunan kualitas makanan di Indonesia saat ini disebabkan oleh cemaran mikroba karena kurangnya kesadaran masyarakat akan higienitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan serta perbedaan jumlah cemaran kapang khamir dan total mikroba dengan menggunakan angka lempeng total pada jus buah jambu biji di Kecamatan Sukolilo Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel sebanyak 23 diambil dari seluruh pedagang jus buah yang menjual jus jambu di Kecamatan Sukolilo Surabaya. Sampel diambil secara aseptis dan selanjutnya dibawa ke laboratorium untuk dianalisis. Uji kapang-khamir, dan total mikroba.menggunakan total plate count (TPC) merupakan parameter mutu utama. Parameter mutu pendukung yaitu uji fisik (kekentalan dan warna) serta uji nilai pH. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 100% dari 23 sampel jus jambu terindikasi terkontaminasi oleh kapang-khamir dengan kandungan antara 4,0 X 103 – 6,7 X 105 CFU/mL, yang mana semuanya melebihi batas persyaratan yang diijinkan dari BSN (2014) yaitu maskimum 1 X 102 CFU/mL. Sampel jus jambu juga 100% terkontaminasi oleh bakteri sebesar antara 7,0 X 103 – 2,6 X 106 CFU/mL, 91,3 % diantaranya melebihi persyaratan yang diijinkan dr BSN (2014) yairu 1 X 104 CFU/mL dan 8,7% sampel tidak melebihi persyaratan. Viskositas jus berkisar antara 1,03 – 4,49r yang menunjukkan perbedaan kekentalan jus jambu tersebut yang kemungkinan dapat memenaruhi pertumbuhan mikroorganisme. Demikian juga dengan warna jus jambu yang berbeda mengindikasikan bahan baku jambu yang digunakan juga berbeda. Nilai pH semua jus jambu berkisar 4 yang masing memungkinkan mikroorganisme tumbuh pada jus jambu.
Pengaruh lama perendaman dengan menggunakan sodium tripolyphospate terhadap kenaikan berat dan karakteristik sensori udang vanamei beku (Litopenaeus vannamei) Retnani Rahmiati; Silvia Indriany; Kejora Handarini
Journal of Food Safety and Processing Technology (JFSPT) Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jfspt.v3i2.11324

Abstract

Tahapan penting dalam proses pengolahan pembekuan udang adalah pada tahapan perendaman (Soaking) dengan bahan kimia tertentu yang dapat menjaga kualitas udang. Salah satu bahan kimia yang dapat digunakan pada proses soaking udang adalah dengan menggunakan Sodium Tripolyphosphate Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama waktu perendaman dengan menggunakan Sodium Tripolyphosphate terhadap kenaikan berat dan karakteristik sensori udang vanamei (Litopenaeus vannamei). Penelitian ini dilaksanakan di PT. First Marine Seafoods Jakarta Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental.. Desain percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) sederhana dengan satu yang merupakan kombinasi konsentrasi STPP (P1= 2,5% dan P2= 3,5%) dan lama waktu perendaman (T1= 1 jam, T2= 2 jam dan T3= 3 jam). Perlakuan terdiri dari 6 taraf yaitu P1T1, P1T2, P1T3, P2T1, P2T2 dan P2T3. Data dianalisis menggunakan ANOVA untuk variabel parametrik, dilajutkan dengan uji lanjutan DMRT pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Berdasarkan hasil uji ANOVA pada perlakuan kombinasi STPP dan garam dengan konsentrasi dan waktu perendaman yang berbeda berpengaruh nyata terhadap kenaikan bobot rendemen dengan nilai tertinggi sebesar 16,08% pada perlakuan P2T3 konsentrasi STPP 3,5% dan lama perendaman 3 jam. Berdasarkan hasil karakteristik uji sensori yang dilakukan dengan menggunakan metode scorsing dengan 5 panelis terlatih dengan hasil uji ANOVA mendapatkan hasil berpengaruh sangat nyata terhadap karakteristik kenampakan, tekstur dan rasa, sedangkan tidak nyata terhadap karakteristik bau. Hasil pengujian residu fosfat pada udang easy peel P2T3 dengan konsentrasi STPP 3,5% dan lama perendaman 3 jam yaitu sebesar 0,07% yang masih memenuhi standar dibawah 0,5%.