This Author published in this journals
All Journal SWARNA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Toxic Online Behavior Angelin Laura Wijaya Rantung; Gabrielle Elizabeth Yauwcob; Intan Suratno; Malvino Ricardo Suandy; Ria Sakinah Waji; Brigitta Tunggawi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i3.1912

Abstract

Perkembangan teknologi digital meningkatkan intensitas interaksi anak di ruang maya, khususnya melalui game online dan media sosial. Kondisi ini berpotensi memunculkan toxic online behavior, seperti penggunaan kata-kata kasar, ejekan, dan komunikasi yang tidak sopan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai perilaku toxic online serta pentingnya regulasi emosi dalam interaksi digital. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi secara tatap muka kepada 20 siswa kelas V SD Frater Thamrin, Makassar. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, aktivitas edukatif individu dan kelompok, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test (M = 23,20) lebih tinggi dibandingkan post-test (M = 21,20), dengan nilai signifikansi 0,072 (p > 0,05), yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa sebelum dan sesudah psikoedukasi. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi satu sesi belum cukup untuk menghasilkan perubahan pemahaman dan regulasi emosi secara signifikan. Meskipun demikian, kegiatan ini membantu siswa mengenali bentuk perilaku toxic online dan dampaknya dalam interaksi sosial. Oleh karena itu, psikoedukasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur agar mampu mendukung perkembangan sosial dan emosional siswa dalam penggunaan media digital secara sehat secara konsisten di sekolah maupun di rumah.