Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Kadar Trigliserida Darah Vena dan Kapiler Menggunakan Biosystem A15 Dewi Hartati; Juwy Trianes
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Maret 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i2.1046

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, termasuk di Indonesia, dengan penyakit kardiovaskular sebagai kontributor terbesar. Salah satu faktor risiko utama PTM kardiovaskular adalah dislipidemia, khususnya kadar trigliserida yang tinggi. Pemeriksaan trigliserida umumnya menggunakan darah vena, namun pada kondisi tertentu pengambilan darah vena sulit dilakukan sehingga diperlukan alternatif menggunakan darah kapiler. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar trigliserida pada sampel darah vena dan darah kapiler menggunakan alat Biosystem A15. Penelitian ini menggunakan desain post-test only dan dilaksanakan di Laboratorium Rumah Sakit Bunda Palembang pada Januari–April 2023. Sampel penelitian berjumlah 62 sampel yang terdiri dari 31 sampel darah vena dan 31 sampel darah kapiler dengan teknik total sampling. Pemeriksaan dilakukan secara analitik menggunakan Biosystem A15. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar trigliserida darah vena sebesar 81,74 mg/dL dan darah kapiler sebesar 72,94 mg/dL. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0.001). Kesimpulannya, kadar trigliserida darah vena lebih tinggi dibandingkan darah kapiler.
Analisis Hasil Six Sigma dan Total Error Pada Pemeriksaan Elektrolit Di Laboratorium Rumah Sakit X Dewi Hartati; Nurhidayanti; Anggun Yulia Sari
Jurnal Analis Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL ANALIS KESEHATAN
Publisher : Medical Laboratory Technology Department, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jak.v15i1.5659

Abstract

Pemeriksaan elektrolit berperan penting dalam mendukung diagnosis, terapi, dan pemantauan kondisi pasien. Untuk memastikan hasil pemeriksaan elektrolit yang akurat dan presisi diperlukan  evaluasi mutu analitik, yaitu menggunakan metode Six Sigma dan Total Error (TE). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja analitik pemeriksaan elektrolit natrium (Na⁺), kalium (K⁺), dan klorida (Cl⁻) menggunakan metode Six Sigma dan Total Error di Laboratorium RS X. Jenis penelitian ini observasional deskriptif retrospektif. Penelitian ini menggunakan data Internal Quality Control (IQC) pemeriksaan elektrolit selama periode Februari 2026. Data diperoleh dari pemeriksaan bahan kontrol elektrolit menggunakan alat electrolyte analyzer. Analisis data meliputi perhitungan mean, standar deviasi (SD), koefisien variasi (CV%), bias, recovery, Total Error (TE), dan nilai Six Sigma. Hasil penelitian menunjukkan nilai sigma untuk natrium, kalium, dan klorida masing-masing sebesar 1,91σ; 0,28σ; dan 1,22σ. Nilai Total Error yang diperoleh berturut-turut sebesar 8,63%, 56,85%, dan 13,34%. Parameter natrium masih berada di bawah batas Total Allowable Error (TEa) sebesar 10%, sedangkan kalium dan klorida melebihi batas TEa yang ditetapkan. Nilai CV tertinggi ditemukan pada kalium (34,16%), menunjukkan presisi yang rendah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kinerja analitik pemeriksaan elektrolit memiliki nilai sigma <3. Diperlukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap sistem pengendalian mutu untuk meningkatkan kualitas hasil pemeriksaan laboratorium.