Taufiq Hidayat
Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa pada Ekstrakurikuler Futsal SMAN 2 Ponorogo Valen Valen Mawartiani; Taufiq Hidayat
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5649

Abstract

Penelitian ini menerapkan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kebugaran jasmani siswa SMA Negeri 2 Ponorogo. Subjek penelitian melibatkan 35 siswa yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal, terdiri atas 21 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan PACER Test sebagai instrumen untuk mengukur kebugaran kardiorespirasi. Hasil analisis yang mengacu pada norma Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) Kementerian Pemuda dan Olahraga menunjukkan adanya perbedaan tingkat kebugaran kardiorespirasi berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin. Pada kelompok usia 15 tahun, tingkat kebugaran jasmani siswa didominasi kategori rendah hingga sangat rendah. Pada usia 16 tahun, terlihat kecenderungan peningkatan kebugaran, khususnya pada siswa laki-laki yang sebagian besar berada pada kategori cukup. Sementara itu, pada kelompok usia 17 tahun, siswa laki-laki mayoritas berada pada kategori sangat rendah, sedangkan siswa perempuan menunjukkan distribusi kategori yang lebih baik, yakni pada kategori cukup dan baik. Secara umum, tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 2 Ponorogo menunjukkan variasi ditinjau dari aspek usia dan jenis kelamin, namun distribusinya masih didominasi oleh kategori sangat rendah hingga cukup. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan aktivitas fisik serta penerapan program latihan daya tahan yang terstruktur dan berkelanjutan guna meningkatkan kebugaran jasmani siswa
The Role of Volleyball Extracurricular on Student Discipline Asep Angga Permadi; Shohibul Iman; Irwan Hermawan; Mohd Izwan Shahril; Taufiq Hidayat
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol. 5 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/4gssc444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan ekstrakurikuler bola voli terhadap disiplin siswa khususnya di SMK Bhakti Putra. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 30 siswa ekstrakurikuler bola voli di SMK Bhakti Putra. Selain teknik lain yaitu observasi dan dokumentasi. Secara umum penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian ex post facto, statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi. Berdasarkan hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa untuk uji validitas terdapat 45 butir pernyataan yang valid untuk variabel X dan 38 butir pernyataan akurat untuk variabel Y, sedangkan uji reliabilitas variabel X sebesar 0,924 dan variabel Y sebesar 0,882 . Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan dapat diterima karena nilai R hitung lebih signifikan dari R tabel yaitu 0,782 > 0,361. Setelah melalui beberapa tahapan perhitungan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler bola voli berperan terhadap sikap disiplin siswa sebesar 61,1% sedangkan peran dari luar sebesar 38,9%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ekstrakurikuler bola voli berperan penting dalam membentuk sikap disiplin siswa di SMK Bhakti Putra. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler dapat menjadi faktor penting dalam membentuk karakter dan sikap positif siswa di sekolah. Sebagai rekomendasi penelitian selanjutnya, perlu dilakukan penelitian dengan desain yang berbeda seperti eksperimental dengan jumlah sampel lebih banyak, mempertimbangkan faktor lingkungan keluarga dan sosial, menggunakan teknik pengumpulan data wawancara atau pengamatan langsung, serta mendorong peningkatan program ekstrakurikuler di sekolah untuk membentuk sikap disiplin siswa secara positif.