Yopi Hutomo Bhakti
Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Kohesi Tim Dan Komunikasi Terhadap Performa Atlet Pelajar Bola Voli Idris Ki Saputra; Mela Suharyanti; Yopi Hutomo Bhakti; Eki Aldapit; Nur Hikmah
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i1.5728

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembinaan usia pelajar dalam olahraga bola voli, dimana keberhasilan dalam olahraga bola voli tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik, tetapi juga oleh kualitas komunikasi antaranggota tim dan tingkat kohesi yang terbentuk. Namun, kajian yang menguji secara empiris peran komunikasi dan kohesi tim terhadap performa atlet pelajar di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komunikasi tim dan kohesi tim terhadap performa atlet pelajar bola voli, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah atlet pelajar bola voli tingkat SMP yang tergabung dalam tim sekolah/klub. Data dikumpulkan menggunakan angket komunikasi tim, angket kohesi tim, serta instrumen penilaian performa atlet. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi dan regresi untuk mengetahui kontribusi masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) komunikasi tim berhubungan positif dan signifikan dengan kohesi tim, (2) komunikasi tim berhubungan positif dengan performa atlet, dan (3) kohesi tim berhubungan positif dan signifikan dengan performa atlet pelajar bola voli. Secara simultan, komunikasi dan kohesi tim memberikan kontribusi yang berarti terhadap peningkatan performa atlet. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi dan kohesi tim merupakan faktor psikososial kunci dalam mendukung performa atlet pelajar bola voli. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya pelatih dan guru memberikan perhatian lebih pada penguatan pola komunikasi dan pembangunan kohesi tim sebagai bagian integral dari program latihan.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Dan Kepercayaan Terhadap Penerimaan Atlet Terhadap Sistem Digital Scoring Pada Kejuaran Pencak Silat Adam Ardiansyah; Guntur Yulisatria; Yopi Hutomo Bhakti; Eki Aldapit
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan dan Kepercayaan terhadap Penerimaan Atlet terhadap Sistem Digital Scoring Kejuaraan Pencak silat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 112 atlet pencak silat yang telah mengikuti kejuaraan dengan sistem digital scoring. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengadaptasi konstruk PEOU (Davis, 1989), Trust in System (McKnight et al., 2002), dan Behavioral Intention (UTAUT, Venkatesh et al., 2003), serta telah melalui validasi konstruk dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan (β = 0,29; p = 0,002) dan Kepercayaan (β = 0,41; p = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan atlet. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 56% variasi penerimaan atlet (R² = 0,56). Temuan ini menegaskan bahwa penerimaan teknologi dalam olahraga pencak silat bersifat multidimensional, melibatkan aspek teknis dan psikologis. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa penyelenggara kejuaraan dan pengembang sistem digital scoring perlu memastikan kemudahan penggunaan, transparansi, dan keandalan sistem untuk meningkatkan penerimaan atlet. Penelitian lanjutan disarankan menambahkan variabel lain, menggunakan metode kualitatif, dan mengevaluasi efektivitas sistem secara objektif.