Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Keterlambatan Operasional Kapal Penumpang dan Implikasinya terhadap Standar Pelayanan: Studi pada KM. Sinabung dan KM. Nggapulu di Pelabuhan Murhum Arif Fuddin Usman; Andi Ningrat; Andi Rachmianty; Muslihati; Muhammad Aris Kastian
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuary 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i2.1925

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata tingkat keterlambatan waktu kedatangan dan keberangkatan KM. Sinabung dan KM. Nggapulu di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Data yang diolah adalah data kuantitatif estimasi waktu kedatangan dengan waktu riil kapal tiba, kemudian estimasi waktu keberangkatan dengan waktu riil kapal berangkat. Hasil penelitian, rata-rata keterlambatan pada KM. Sinabung untuk waktu tiba sebesar 2 jam 13 menit dan waktu berangkat sebesar 2 jam 53 menit. Untuk KM. Nggapulu rata-rata keterlambatan waktu tiba sebesar 1 jam 8 menit dan waktu keberangkatannya sebesar 1 jam 53 menit.  Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut untuk toleransi keterlambatan sebesar 10 persen, maka KM. Sinabung melebihi batas toleransi, sedangkan KM. Nggapulu masih dalam batas toleransi. Sejumlah masalah utama sebagai penyebab keterlambatan yang memiliki pengaruh kuat adalah kurangnya jumlah petugas pelabuhan, proses pemeriksaan keamanan pada peralatan rusak yang memakan waktu, dan cuaca buruk yang membuat proses debarkasi-embarkasi kerap molor hingga tidak efisien.