ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin
Vol. 4 No. 2 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, Febuary 2026

Keterlambatan Operasional Kapal Penumpang dan Implikasinya terhadap Standar Pelayanan: Studi pada KM. Sinabung dan KM. Nggapulu di Pelabuhan Murhum

Arif Fuddin Usman (Program Studi Transportasi Laut, Politeknik Maritim AMI Makassar, Indonesia)
Andi Ningrat (Program Studi Transportasi Laut, Politeknik Maritim AMI Makassar, Indonesia)
Andi Rachmianty (Program Studi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, Politeknik Maritim AMI Makassar, Indonesia)
Muslihati (Program Studi Teknologi Rekayasa Operasi Kapal, Politeknik Maritim AMI Makassar, Indonesia)
Muhammad Aris Kastian (Program Studi Teknologi Rekayasa Permesinan Kapal, Politeknik Maritim AMI Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata tingkat keterlambatan waktu kedatangan dan keberangkatan KM. Sinabung dan KM. Nggapulu di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Data yang diolah adalah data kuantitatif estimasi waktu kedatangan dengan waktu riil kapal tiba, kemudian estimasi waktu keberangkatan dengan waktu riil kapal berangkat. Hasil penelitian, rata-rata keterlambatan pada KM. Sinabung untuk waktu tiba sebesar 2 jam 13 menit dan waktu berangkat sebesar 2 jam 53 menit. Untuk KM. Nggapulu rata-rata keterlambatan waktu tiba sebesar 1 jam 8 menit dan waktu keberangkatannya sebesar 1 jam 53 menit.  Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut untuk toleransi keterlambatan sebesar 10 persen, maka KM. Sinabung melebihi batas toleransi, sedangkan KM. Nggapulu masih dalam batas toleransi. Sejumlah masalah utama sebagai penyebab keterlambatan yang memiliki pengaruh kuat adalah kurangnya jumlah petugas pelabuhan, proses pemeriksaan keamanan pada peralatan rusak yang memakan waktu, dan cuaca buruk yang membuat proses debarkasi-embarkasi kerap molor hingga tidak efisien.

Copyrights © 2026