Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Algorithmic Persuasion: Reconstructing Public Relations Presentation Techniques in the Age of Artificial Intelligence Diah Vita Pramu Dhita; Suci Kunthi Pratiwi; Zuhrotun Alfiyah; Pramudya Ibnu Subrata
CITACONOMIA : Economic and Business Studies Vol. 5 No. 02 (2026): April - Juni
Publisher : CITACONOMIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citaconomia.v5i02.3082

Abstract

Artikel kontekstual ini mengeksplorasi pergeseran transformatif dalam teknik presentasi Hubungan Masyarakat (PR), menelusuri evolusinya dari propaganda satu arah tradisional hingga era kontemporer Kecerdasan Buatan (AI). Studi ini mengidentifikasi paradigma yang berkembang pesat yang disebut “Persuasi Algoritmik,” di mana prinsip-prinsip retorika klasik yang disinkronkan dengan analitik prediktif dan AI generatif untuk membangun narasi yang sangat personal dan adaptif. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis bagaimana siklus presentasi yang diperbesar AI—yang mencakup pembuatan profil audiens otomatis, dasbor interaktif waktu nyata, dan umpan balik pasca-presentasi yang dipersonalisasi—merekonstruksi otoritas organisasi dalam lanskap digital yang terfragmentasi. Analisis kasus dalam sektor teknologi Indonesia menunjukkan bahwa meskipun AI meningkatkan efisiensi teknis dan integritas data visual, AI juga memicu "paradoks otentisitas" yang membutuhkan model "manusia dalam lingkaran" untuk menjaga perusahaan dan kebangkitan jiwa. Temuan menekankan bahwa praktisi PR modern harus beralih dari produsen konten menjadi kurator etis yang mengelola sinergi antara kecepatan pemrosesan mesin dan intuisi manusia. Pada akhirnya, penelitian ini menyediakan kerangka strategi kerja untuk mengadopsi AI secara etis, menegaskan bahwa akuntabilitas algoritma dan transmisi transparansi sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menjembatani kesenjangan antara Teori Keunggulan dan realitas strategi komunikasi otomatis.
Pengaruh Customer Experience, Harga, Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Restoran Jepang Tom Sushi Monicca Anggraeny; Siti Nur Chasanah; Salsabilla Az Zahra; Zuhrotun Alfiyah; Rizky Ramadhan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1459

Abstract

Persaingan pada industri kuliner Jepang di Kota Surakarta mengalami peningkatan setelah masa pandemi, sehingga preferensi konsumen semakin dipengaruhi oleh kualitas pengalaman yang dirasakan, kenyamanan lingkungan, serta persepsi terhadap kewajaran harga. Fenomena tersebut melatarbelakangi dilaksanakannya penelitian ini untuk menganalisis pengaruh customer experience, harga, dan citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen pada Restoran Tom Sushi Surakarta. Kajian ini disusun berdasarkan integrasi teori Consumer Behavior, Experiential Marketing, Teori Persepsi Harga, dan Brand Equity sebagai dasar dalam menjelaskan hubungan antarvariabel.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria berusia minimal 17 tahun dan pernah berkunjung ke Restoran Tom Sushi Surakarta. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui perangkat lunak SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa customer experience, harga, dan citra merek secara simultan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 59,5%. Secara parsial, seluruh variabel independen juga terbukti berpengaruh signifikan, dengan customer experience sebagai variabel yang memberikan kontribusi terbesar, diikuti oleh citra merek dan harga. Dengan demikian, keputusan pembelian konsumen dipengaruhi tidak hanya oleh pertimbangan harga, tetapi juga oleh pengalaman yang diperoleh selama mengonsumsi produk