Tati Kustiawati
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrating Deep Learning Into School-Based Guidance and Counseling Services: Training Junior High School Counselors in the Socratic Method Nandang Rusmana; Anne Hafina; Rina Nurhudi Ramdhani; Yusi Riksa Yustiana; Tati Kustiawati
FOKUS : Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2026): Vol 9, No 2 Maret 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/fokus.v9i2.29481

Abstract

The abstract should end with a comment about the importance of a brief outcome or conclusion. The integration of information and communication technology (ICT) in education often remains limited to knowledge transfer without adequately promoting critical thinking or emotional development. School counselors are expected to adopt holistic, student-centered approaches aligned with deep learning principles. This study aimed to enhance junior high school counselors' competencies in Garut Regency through Socratic method training as a strategy for implementing deep learning principles in guidance and counseling services. A qualitative participatory action research design was employed with 51 guidance and counseling teachers using the APPLE Facilitation Model (Assess, Plan, Prepare, Lead, Evaluate). Data were collected through reflective exercises, service plan development, practical implementation observations, and in-depth interviews, then analyzed using thematic analysis. Profound professional transformation emerged across four dimensions: identity shift from advice-givers to facilitators, enhanced student engagement, collaborative professional culture development, and increased comfort with uncertainty. Implementation outcomes showed 98% increased confidence in student-centered approaches, 91% motivation for facilitative methods, and 96% intention to implement Socratic questioning. The integration of deep learning principles through Socratic method training demonstrated significant promise for enhancing school-based guidance and counseling effectiveness. The APPLE model proved effective for systematic professional transformation in Indonesian educational contexts.
Paradigma baru pengabdian kepada masyarakat Oong Komar; Tati Kustiawati
Jurnal Abmas Vol. 8 No. 1 (2008): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v8i1.93

Abstract

Andaikata muncul pandangan masyarakat yang menuding PT negatif dan skeptis, warga PT jangan tergesa-gesa melakukan serangan pembelaan dengan pernyataan, tetapi terlebih dahulu self assessment dan refleksi secara menyeluruh terhadap program-program kinerja PT. Sebab bila dengan serangan pernyataan hanya akan menyembunyikan lonceng kematian PT. Bahkan bisa timbul petaka ketegangan antara komponen kampus dan masyarakat. Usaha self assessment dan refleksi dapat dilakukan dengan mengajukan pertanyaan seperti: Mengapa pandangan masyarakat terhadap PT bersifat negatif? Apakah terdapat pandangan masyarakat bahwa PT mempunyai kesadaran tanggung jawab sosial? Apa akibat PT mengabaikan kesadaran tanggung jawab sosial? Filsafat PT cenderung lebih berorientasi produk daripada berorientasi akuntabilitas sosial? Memang saat ini aksi yang menonjol dari pengabdian kepada masyarakat dikemas dalam program pendidikan kepada masyarakat, program pelayanan kepada masyarakat, KKN, pengembangan potensi wilayah, dan action research. Bahkan merancang implementasi secara ilmiah dan lintas disiplin serta melembaga dan lintas lembaga menyangkut model-model pengabdian masyarakat yang berorientasi kepada kebutuhan masyarakat. Namun, semua itu belum cukup, kiranya perlu paradigma baru pengabdian kepada masyarakat, yaitu melaksanakan komitmen jangka panjang dengan program keberpihakan kepada masyarakat seperti keprihatinan yang tulus membantu kesejahteraan masyarakat.