Hasanul Bulqiyah
Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Community Engagement sebagai Instrumen Penguatan Tata Kelola Usaha Mikro: Studi pada Pedagang Nasi Lemak di Kuala Lumpur Hasanul Bulqiyah; Lukiyana Lukiyana; Muhammad Ridhwan; Samsul Ode; Ika Widiastuti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/3k1jpn72

Abstract

Usaha mikro pedagang nasi lemak merupakan bagian penting dari ekonomi rakyat dan identitas kuliner di Kuala Lumpur, Malaysia. Selain menyediakan pangan harian, sektor ini menopang mata pencaharian masyarakat berpendapatan rendah dan berkontribusi pada ekonomi informal perkotaan. Namun, pedagang masih menghadapi berbagai kendala, seperti lemahnya pencatatan keuangan, keterbatasan kapasitas manajerial, rendahnya pemahaman standar kebersihan dan perizinan, serta minimnya akses terhadap program pemerintah. Meskipun pemerintah lokal telah menyediakan kebijakan pemberdayaan, terdapat kesenjangan antara implementasi kebijakan dan kebutuhan riil di lapangan, sehingga pendekatan top-down belum sepenuhnya efektif. Pengabdian internasional Indonesia–Malaysia ini bertujuan memperkuat tata kelola usaha mikro melalui peningkatan kapasitas manajerial, pemahaman kebijakan, dan penguatan jejaring komunitas. Metode yang digunakan meliputi pemetaan kondisi pedagang, community engagement partisipatif, pelatihan manajemen usaha dan pencatatan keuangan, analisis kebijakan, serta evaluasi dan penyusunan rekomendasi. Luaran kegiatan mencakup peningkatan kapasitas pedagang, modul pendampingan, rekomendasi kebijakan, publikasi ilmiah, serta penguatan kerja sama bilateral. Kegiatan ini berada pada TKT level 3–4 dan berpotensi direplikasi.