Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kesehatan Mental Remaja di Era Digital di SMP Asisi Medan Tahun 2026 Imelda Derang; Fitri Yanti F Hutasoit; Jesica Habeahan; Jodin Mory Tambun Saribu; Heronima Sinaga; Laura Dinda A Pane; Maria Immaculata Sembiring; Prisela Purba; Rivera Silalahi; Selvi Sari Br Sitepu; Septiawan Zega; Yemima Lumbantoruan; Adrianus Manalu; Cesya Grace Aulia Sembiring; Dea Anggela Br Barus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4611

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting yang dipengaruhi oleh penggunaan media sosial di era digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan mental serta dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan psikologis. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan menggunakan media sosial secara bijaksana.
Konseling Spiritual Kristiani Pada Pasien NAPZA Ance Siallagan; Imelda Derang; Friska Ginting
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4224

Abstract

Kecanduan narkoba merupakan permasalahan serius yang berdampak luas terhadap individu, keluarga, dan masyarakat, serta mengancam kualitas sumber daya manusia. Penyalahgunaan NAPZA bersifat kronis dan kambuhan, ditandai dengan dorongan kompulsif serta hilangnya kontrol diri, sehingga memerlukan penanganan yang komprehensif. Berbagai upaya medis dan hukum telah dilakukan, termasuk rehabilitasi dan penegakan hukum, namun angka kekambuhan masih tinggi. Hal ini menunjukkan perlunya pendekatan tambahan yang menyentuh aspek spiritual dalam proses pemulihan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kontrol diri, dan pemahaman tentang bahaya NAPZA melalui pendekatan spiritual dan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah renungan ibadah singkat dan edukasi dampak penyalahgunaan NAPZA yang dilaksanakan pada tanggal 05 Desember 2025 di RSJ Prof. Dr. Muhammad Ildrem Medan. Peserta kegiatan berjumlah 8 orang pasien ODGJ berisiko penggunaan NAPZA dengan kriteria tertentu. Kegiatan berlangsung selama 50 menit dengan pendampingan fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif, ditandai dengan peningkatan ketenangan batin, fokus, pengetahuan tentang NAPZA, serta kemampuan mengontrol emosi dan dorongan perilaku adiktif. Berdasarkan observasi dan evaluasi mengacu pada SDKI dan SLKI, terdapat peningkatan kontrol diri, kestabilan emosi, dan motivasi pemulihan. Kesimpulannya, kombinasi ibadah singkat dan edukasi kesehatan dapat menjadi intervensi nonfarmakologis yang efektif sebagai pendukung rehabilitasi NAPZA, khususnya dalam memperkuat aspek spiritual dan komitmen pasien untuk menghindari kekambuhan.