Background: Pemilihan topik penelitian pengabdian kepada masyarakat ini mencoba memanfaatkan bahan pangan lokal yaitu kecombrang dan kacang hijau, dua bahan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi yang sangat baik dan dapat diolah menjadi berbagai produk. Kedua bahan tersebut dipilih sebagai bahan unggulan di Desa Tanjung Arak, dan dipilihnya kecombrang dan kacang hijau agar dapat pula menjadi produk unggulan di Kabupaten Melawi. Tujuan: Tujuannya adalah untuk mengembangkan produk olahan yang berpotensi meningkatkan nilai tambah produk dan mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat di Desa Tanjung Arak. Metode: Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat; 1) berkoordinasi dengan dosen pendamping; 2) berkoordinasi dengan Desa Tanjung Arak; 3) Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat; 4) persiapan pelaksanaan kegiatan; 5) pelaksanaan PkM. Hasil: Kelayakan sasaran program kreativitas mahasiswa untuk mengembangkan produk olahan kecombrang sebagai isian martabak dan menghasilkan selai kacang hijau dapat dievaluasi berdasarkan beberapa faktor yaitu; 1) keunikan produk; 2) keberlanjutan bahan baku; 3) gizi dan kesehatan; 4) inovasi kuliner; 5) Teknik pengolahan, dan; 6) edukasi. Sasaran eksternalnya yaitu; 1) resep dan formulasi produk; 2) uji coba; 3) analisis gizi; 4) materi edukasi; 5) pelatihan; 6) dokumentasi visual; 7) laporan proyek. Dan luaran selanjutnya adalah dimuat dalam jurnal nasional yang berafiliasi dengan Sinta. Kesimpulan: Pengembangan produk olahan berbasis combrang dan kacang hijau memiliki potensi yang menjanjikan dalam diversifikasi produk pangan lokal dengan kualitas gizi.