This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Ridha Wahyuni
Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman, Jl. Tanah Grogot, Gn. Kelua, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75119

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Slow Deep Breathing untuk Mengurangi Stres Akademik pada Mahasiswa Universitas Mulawarman Nanik Handayani; Ridha Wahyuni; Mayang Febriani Caesar Salsabila; Syiva Rizkya; Muhammad Ilham Azhar; Febian Satrio Nugraha; Asyifa Novitiara Nur Hasannah; Anastasia Angela Grean Tekwan
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21191

Abstract

Background: Stres akademik merupakan permasalahan umum yang dialami mahasiswa dan berdampak pada kesehatan mental serta performa belajar. Mahasiswa Universitas Mulawarman sebagai mitra kegiatan menunjukkan gejala stres, seperti sulit berkonsentrasi, gangguan tidur dan kecemasan menghadapi tuntutan akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan intervensi psikoedukasi melalui pelatihan Slow Deep Breathing (SDB) sebagai strategi sederhana dalam membantu mahasiswa mengelola stres akademik. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk psikoedukasi dan praktik langsung teknik relaksasi pernapasan kepada 28 mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat stres sebelum dan sesudah kegiatan serta refleksi pengalaman peserta. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat stres akademik mahasiswa setelah mengikuti pelatihan Slow Deep Breathing. Secara kualitatif, peserta melaporkan perasaan lebih tenang, rileks, dan mampu mengatur emosi dengan lebih baik setelah mengikuti sesi pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan Slow Deep Breathing (SDB) terbukti menjadi strategi relaksasi sederhana yang mudah diterapkan secara mandiri dan berpotensi dikembangkan sebagai program psikoedukasi berkelanjutan di lingkungan kampus untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa.