Background: Stres akademik merupakan permasalahan umum yang dialami mahasiswa dan berdampak pada kesehatan mental serta performa belajar. Mahasiswa Universitas Mulawarman sebagai mitra kegiatan menunjukkan gejala stres, seperti sulit berkonsentrasi, gangguan tidur dan kecemasan menghadapi tuntutan akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan intervensi psikoedukasi melalui pelatihan Slow Deep Breathing (SDB) sebagai strategi sederhana dalam membantu mahasiswa mengelola stres akademik. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk psikoedukasi dan praktik langsung teknik relaksasi pernapasan kepada 28 mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui pengukuran tingkat stres sebelum dan sesudah kegiatan serta refleksi pengalaman peserta. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat stres akademik mahasiswa setelah mengikuti pelatihan Slow Deep Breathing. Secara kualitatif, peserta melaporkan perasaan lebih tenang, rileks, dan mampu mengatur emosi dengan lebih baik setelah mengikuti sesi pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan Slow Deep Breathing (SDB) terbukti menjadi strategi relaksasi sederhana yang mudah diterapkan secara mandiri dan berpotensi dikembangkan sebagai program psikoedukasi berkelanjutan di lingkungan kampus untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa.
Copyrights © 2026