Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA DAN SIMBOL DALAM TARI KUDA LUMPING PADA SANGGAR MITRO MAKARYO DI DESA MARGA MULYA Ellys Setyowati; Rita Arianti
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8055

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan Tari Kuda Kepang sebagai salah satu kesenian tradisional yang masih hidup dan dipertahankan oleh masyarakat Desa Marga Mulya melalui Sanggar Mitro Makaryo. Tari Kuda Kepang tidak hanya dipahami sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sarat dengan simbol dan makna budaya serta spiritual yang diwariskan secara turun-temurun. Hal ini menarik untuk diteliti karena setiap unsur pertunjukan, mulai dari properti, kostum, musik pengiring, hingga ragam gerak tari, mengandung simbol yang berfungsi sebagai media komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap makna simbolik yang terkandung dalam pertunjukan Tari Kuda Kepang di Sanggar Mitro Makaryo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang melibatkan pengurus sanggar, penari, pemain musik, dan tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol dalam Tari Kuda Kepang meliputi properti kuda kepang sebagai penghubung dunia manusia dan dunia gaib, topeng dan barongan sebagai simbol kekuatan alam, pecut sebagai lambang pengendalian energi, kostum dan riasan sebagai identitas budaya, serta musik pengiring sebagai penguat suasana sakral. Selain itu, ragam gerak tari yang terdiri atas delapan gerakan inti merepresentasikan nilai kerendahan hati, keberanian, pengendalian diri, persatuan, dan penghormatan kepada leluhur. Temuan ini menunjukkan bahwa Tari Kuda Kepang berfungsi sebagai bentuk komunikasi budaya yang merefleksikan nilai spiritual, sosial, dan identitas masyarakat Desa Marga Mulya melalui simbol-simbol yang dipahami secara kolektif.