Talitha Lintang Pertiwi
State University of Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Kecerdasan Emosional Sebagai Upaya Peningkatan Self-Esteem pada Remaja di Lingkungan Yayasan Rubbik: Training Program on Emotional Intelligence to Boost Self-Esteem in Adolescents at Rubbik Foundation Shelma Rania Putri Nugroho; Talitha Lintang Pertiwi; Fathin Farah Fadhilah
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9730

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan dinamika emosi yang intens. Hasil asesmen awal yang dilakukan di Yayasan Rubbik menunjukkan sebagian besar remaja kesulitan dalam mengenali dan mengendalikan emosi. Hal tersebut termanifestasi melalui respons emosional yang impulsif, konflik sesama teman sebaya, dan kecenderungan menilai diri secara negatif. Kondisi tersebut turut berdampak pada rendahnya self-esteem pada remaja yang tercermin melalui perilaku meragukan kemampuan diri sendiri dan perasaan kurang berharga. Diperlukan adanya intervensi psikologis yang secara terstruktur mendukung upaya peningkatan self-esteem pada remaja. Oleh karena itu, program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan self-esteem remaja melalui kegiatan psikoedukasi berbasis kecerdasan emosional. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi asesmen awal dengan wawancara dan observasi, pemberian psikoedukasi tentang pengenalan dan pengeolaan emosi. Program dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan remaja dan pengurus yayasan sebagai mitra pendamping. Melalui hasil kegiatan, diperoleh adanya peningkatan pemahaman remaja terhadap jenis-jenis emosi yang dimiliki, konsep motivasi, dan relasi yang sehat, serta perubahan persepsi diri ke arah yang lebih positif. Adapun luaran yang dihasilkan dari program ini di antaranya modul sebagai media edukatif yang dapat dimanfaatkan sebagai saran pendampingan secara berkelanjutan. Dengan demikian, intervensi berbasis kecerdasan emosional berpotensi menjadi strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan self-esteem dan psikologis remaja.