Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Keterampilan Proses Sains, khususnya kemampuan mengamati, pada peserta didik kelas IV SDN 1 Tumiyang Banyumas. Minimnya variasi media pembelajaran menyebabkan peserta didik pasif dan kesulitan memahami konsep gaya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengembangkan Multimedia Interaktif Gaya berbasis Discovery Learning, (2) menguji kelayakan produk yang dikembangkan, dan (3) menguji keefektifan produk dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Metode Research and Development (R&D) dengan model Borg dan Gall digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes terhadap peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, lembar wawancara, lembar angket, serta soal pretest-posttest. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif (kualitatif dan kuantitatif) serta inferensial melalui uji prasyarat dan uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan: (1) multimedia interaktif berhasil dikembangkan dengan mengintegrasikan sintaks Discovery Learning ke dalam alur pembelajaran; (2) tingkat kelayakan produk sangat layak berdasarkan validasi ahli media dengan skor 96,67% dan ahli materi dengan skor 91,3%; (3) tingkat kepraktisan produk sangat praktis berdasarkan respon guru dengan skor 100% dan respon peserta didik dengan skor 94,1%; (4) produk terbukti efektif meningkatkan keterampilan proses sains, ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai pretest sebesar 66,60 menjadi 92,00 pada posttest, hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), serta perolehan skor N-Gain sebesar 0,7978 yang termasuk dalam kategori tinggi. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa Multimedia Interaktif Gaya berbasis Discovery Learning berhasil dikembangkan, memenuhi kriteria sangat layak, sangat praktis, dan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik kelas IV sekolah dasar.