Yuni Purnama Sari
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tantangan dan Peluang pengembangan keilmuan Pendidikan Islam pada Perguruan tinggi Keagamaan Islam di Indonesia : Tantangan dalam Pengembangan Keilmuan Pendidikan Islam, Peluang dalam Pengembangan Keilmuan Pendidikan Islam, Strategi Pengembangan Keilmuan Pendidikan Islam Tedi Priatna; Acep Heris Hermawan; Yuni Purnama Sari
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i2.1930

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter, moral, dan integritas masyarakat berdasarkan nilai-nilai agama. Perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) berfungsi sebagai pusat pengembangan keilmuan pendidikan Islam di Indonesia. Namun, di tengah tantangan globalisasi, digitalisasi, dan modernisasi, PTKI menghadapi kesulitan dalam mengintegrasikan ilmu agama dengan ilmu pengetahuan modern tanpa kehilangan esensi spiritualitas Islam. Selain itu, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, keterbatasan fasilitas, dan kurangnya dukungan kebijakan yang inovatif memperburuk situasi ini. Meski demikian, kemajuan teknologi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan berbasis nilai spiritual dan moral membuka peluang bagi PTKI untuk meningkatkan peranannya. Pemerintah Indonesia juga memberikan dukungan melalui program revitalisasi PTKI dan peningkatan anggaran pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam pengembangan keilmuan pendidikan Islam di PTKI dan merumuskan strategi pengembangan yang dapat meningkatkan kontribusi PTKI dalam pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi pustaka, penelitian ini memberikan wawasan strategis untuk pengembangan pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman.