Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Implementasi Model PBL SETS dalam Peningkatan HOTS Mahasiswa PGSD Siti Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5742

Abstract

Pembelajaran abad 21 yang relevan dengan tantangan era society 5.0 menuntut pengembangan kemampuan HOTS, namun berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa capaian HOTS siswa Indonesia masih tergolong rendah di berbagai jenjang pendidikan. Model PBL memiliki potensi untuk meningkatkan HOTS karena menempatkan siswa sebagai subjek aktif dalam pemecahan masalah autentik, terlebih diintegrasikan dengan pendekatan SETS yang menekan keterkaitan konsep sains dengan permasalahan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi model PBL-SETS dalam meningkatkan kemampuan HOTS mahasiswa PGSD sebagai calon guru sekolah dasar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group pretest posttest design. Subjek penelitian terdiri 72 mahasiswa PGSD dari perguruan tinggi swasta di Sukabumi, 36 mahasiswa kelas eksperimen dan 36 mahasiswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes berbentuk soal uraian yang memuat kemampuan HOTS menurut Bloom yang telah direvisi oleh Anderson dan Krathwohl yang sudah dinyatakan valid dan reliabel. Teknik analisis data menggunakan independent sampel t test dan uji N-Gain. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa model PBL-SETS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan HOTS mahasiswa PGSD. Uji statistic menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, serta hasil uji t dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Peningkatan HOTS pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol berdasarkan uji N-Gain. Berdasarkan data tersebut, PBL-SETS terbukti cukup efektif dan layak untuk diterapkan.
PEMANFAATAN EKSTRA DAUN PANDAN SEBAGAI BAHAN ALAMI UNTUK MEMBUAT SABUN CUCI PIRING Siden Sudrajat; Siti Aisyah
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38764

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Pemanfaatan sumber daya alam lokal menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menciptakan peluang ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Simpang Datuk dalam memanfaatkan daun pandan sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan evaluasi. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat daun pandan serta proses pembuatan sabun cuci piring. Selanjutnya, pelatihan dilakukan dengan praktik langsung oleh peserta dalam proses pembuatan sabun menggunakan bahan daun pandan, jeruk nipis, texapon, garam, dan air. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, memiliki antusiasme yang tinggi dan mampu mempraktikkan pembuatan sabun secara mandiri. Secara teknis, sabun cuci piring berbahan daun pandan dapat digunakan untuk membersihkan peralatan dapur dengan aroma alami dan relatif aman bagi kulit. Dari aspek ekonomi, biaya produksi tergolong rendah sehingga berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Sementara itu, dari aspek sosial kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan bahan alami yang ramah lingkungan.Kata kunci: Daun Pandan; Sabun Cuci Piring; Produk Ramah Lingkungan. ABSTRACTUtilizing local natural resources is one strategy to enhance community independence in meeting household needs while creating economic opportunities. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the Simpang Datuk Village community in utilizing pandan leaves as a natural ingredient for environmentally friendly dishwashing soap. The method used was Participatory Action Research (PAR) consisting of counseling, training, and evaluation stages. Counseling activities were conducted through lectures, discussions, and demonstrations to provide information about the benefits of pandan leaves and the process of making dishwashing soap. Furthermore, training was carried out through direct practice by participants in producing soap using pandan leaves, lime, texapon, salt, and water. The results showed that the community, especially housewives, demonstrated high enthusiasm and were able to independently practice the soap-making process. Technically, pandan-based dishwashing soap can effectively clean kitchen utensils, provides a natural fragrance, and is relatively safe for the skin. From an economic perspective, the production cost is relatively low, indicating its potential for development as a household business. Socially, this activity increased community awareness regarding the use of environmentally friendly natural products. Keywords: Pandan Leaves; Dishwashing Soap; Eco-Friendly.