Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGADAAN GENSET PORTABEL BAGI MASYARAKAT TERDAMPAK BENCANA HIDROMETEOROLOGI DI KABUPATEN ACEH TAMIANG Muhammad Jamil; Rahmi Zuhra; Silvia Anzitha; Hanisah Hanisah; Baihaqi Baihaqi
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39333

Abstract

ABSTRAK                                                                                      PKM tanggap darurat bencana ini di Desa Mesjid Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana banjir melalui pengadaan mesin genset portabel bagi pemenuhan kebutuhan listrik  serta tidak hanya diposisikan sebagai bantuan alat semata, melainkan sebagai bagian dari sistem penanganan bencana berbasis desa, yang menopang berbagai layanan dasar selama masa tanggap darurat. Kegiatan dilaksanakan selama dua minggu (02-16 maret 2026) dengan melibatkan 20 peserta dari pemerintah desa, MDSK, LKMK, perwakilan perempuan dan kelompok difabel. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan demonstrasi langsung  meliputi koordinasi, sosialisasi, pengenalan mesin genset portabel, tatacara mengoperasikan mesin genset portabel, serah terima produk serta monitoring dan evaluasi melalui selebaran angket yang diisi oleh seluruh peserta. Hasil evaluasi menunjukkan sebanyak 13 peserta (65%) berada pada kategori sangat memahami materi pengertian dan fungsi genset sebagai sumber listrik alternatif, sebanyak 9 peserta (45%) memahami tentang manfaat genset dalam kondisi darurat (banjir/pemadaman listrik), 11 peserta (55%) mengetahui jenis-jenis genset portabel dan bahan bakar yang digunakan, sebanyak 17 peserta (85%) memahami tahapan persiapan sebelum penggunaan (pengecekan bahan bakar dan oli) serta sebanyak 18 peserta (90%) mengetahui materi cara menghubungkan genset dengan peralatan listrik. Dengan demikian, pengadaan mesin genset portabel menjadi salah satu solusi praktis pemenuhan listrik bagi masyarakat terdampak bencana banjir.  Dengan adanya kegiatan ini diharapkan bantuan peralatan mesin genset portabel dapat dirasakan secara berkelanjutan dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.Kata kunci: Genset Portabel; Masyarakat; Banjir; Kesiapsiagaan; Aceh Tamiang. ABSTRACTThis disaster emergency response community service program (PKM) at mesjid village , manyak payed subdistrict, Aceh Tamiang regency, aims to help meet the basic needs of residents affected by flooding through the provision of portable generator sets to supply electricity. The generators are not merely positioned as equipment assistance, but as part of a village-based disaster management system that supports various essential services during the emergency response period. The activity was carried out over two weeks (March 2–16, 2026), involving 20 participants from the village government, MDSK, LKMK, women’s representatives, and persons with disabilities groups. The implementation method was participatory and based on direct demonstrations, including coordination, socialization, introduction to portable generators, procedures for operating the generators, handover of the equipment, as well as monitoring and evaluation through questionnaires completed by all participants. The evaluation results showed that 13 participants (65%) were in the category of highly understanding the concept and function of generators as an alternative power source, 9 participants (45%) understood the benefits of generators in emergency situations (floods/power outages), 11 participants (55%) recognized the types of portable generators and their fuel, 17 participants (85%) understood the preparation stages before use (checking fuel and oil), and 18 participants (90%) understood how to connect generators to electrical devices.Keywords: Portable Generator; Community;Flood; Preparedness; Aceh Tamiang.
MODEL EDUTEKNOPRENEURSHIP SEBAGAI PENGUATAN KAPASITAS BUMG BERSAMA MINAPOLITAN MEURASA SABAN DI KABUPATEN ACEH TIMUR Baihaqi Baihaqi; Imran Imran; Muhammad Jamil; Rahmi Zuhra; Silvia Anzhita
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i1.38476

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Bersama Minapolitan Meurasa Saban merupakan badan usaha bersama milik lima gampong yang mengelola unit usaha BUMDes Mart. Sebelum kegiatan pengabdian dilaksanakan, hasil asesmen awal menunjukkan bahwa 80% pengurus belum memiliki sistem administrasi dan keuangan yang terstandar, seluruh pencatatan produk masih dilakukan secara manual, serta hanya 40% pengurus memahami AD/ART dan tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus serta penguatan kelembagaan BUMG melalui perbaikan tata kelola administrasi dan keuangan berbasis eduteknopreneurship demi peningkatan pendapatan BUMG Bersama Minapolitan Meurasa Saban. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan (April–Juni 2025) dengan melibatkan 15 orang pengurus dan pengawas BUMG tersebut dengan menggunakan metode participatory action research dan transfer technology melalui koodinasi, diskusi kelompok, pelatihan terstruktur, dan pendampingan berbasis pembelajaran orang dewasa. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, kuisioner pemahaman, dan survei kepuasan peserta. Hasil evaluasi pasca kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 75% peserta mencapai kategori pemahaman tinggi terhadap materi tata kelola administrasi dan keuangan, sementara 25% berada pada kategori cukup. Secara kelembagaan, pengurus dan pengawas telah memahami AD/ART dan TUPOKSI, bendahara serta operator mampu menerapkan pencatatan produk berbasis eduteknopreneurship, dan BUMG memiliki rencana pengembangan usaha yang terdokumentasi dalam program kerja tahunan.Kata kunci: Eduteknopreneurship; Bumg; Meurasa Saban; Usaha; Aceh Timur. ABSTRACTBadan Usaha Milik Gampong (BUMG) Bersama Minapolitan Meurasa Saban  is a collaborative business entity owned by five villages, managing a BUMDes Mart business unit. Prior to the implementation of the community service program, the initial assessment indicated that 80% of the management lacked standardized administrative and financial systems, all product records were still maintained manually, and only 40% of the management understood the Articles of Association/Bylaws (AD/ART) as well as their main duties and functions (TUPOKSI). This community service aimed to enhance the capacity of the management and strengthen the institutional framework of BUMG through improvements in administrative and financial governance based on edutechnopreneurship, in order to increase the income of the Joint BUMG Minapolitan Meurasa Saban. The program was conducted over three months (April–June 2025), involving 15 administrators and supervisors of the BUMG. It employed a participatory action research approach and technology transfer through coordination, group discussions, structured training, and mentoring based on adult learning principles. The evaluation was carried out using observation, comprehension questionnaires, and participant satisfaction surveys. The post-activity evaluation results showed significant improvement, with 75% of participants reaching a high level of understanding of administrative and financial governance, while 25% were in the moderate category. The treasurer and operator are now capable of implementing edutechnopreneurship-based product recording, and the BUMG has developed a business expansion plan documented in its annual work program.Keywords: Edutechnopreneurship; Village Owned Enterprise; Meurasa Saban; Enteprise; Aceh Timur.