Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Siswa Terhadap Relevansi Kebijakan Pendidikan Sukarno bagi Pendidikan Indonesia Amelia fatimah Azzahra; Dyah Oktavia; Nur Hikayah; Randiga Febrian Murni Azalea
JURNAL PUSPAKA Vol 2 No 1 (2026): Jurnal Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan
Publisher : Pusat Studi Pancasila dan Kebijakan Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/jurnalpuspaka.v2i1.889

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi siswa terhadap relevansi kebijakan pendidikan pada masa kepemimpinan Sukarno dengan pendidikan Indonesia saat ini. Pendekatan Empiris kualitatif dengan desain deskriptif digunakan pada 37 siswa MA Darul Hidayah Balenalor Banyuwangi dengan metode pengumpulan data berupa kuesioner dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menyikapi nilai-nilai pendidikan Sukarno seperti nasionalisme, karakter, dan gotong royong secara positif dengan rata-rata skor persepsi di atas 4 pada skala Likert 1-5. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai yang dikembangkan Sukarno masih relevan dan dapat dijadikan dasar dalam pendidikan abad ke-21 untuk membentuk karakter, kesadaran sosial, dan identitas nasional siswa. Studi ini menggarisbawahi pentingnya implementasi pembelajaran yang kontekstual dan reflektif agar nilai-nilai pendidikan Sukarno dapat terus berperan dalam sistem pendidikan Indonesia modern.  
The Evolution of Geredoan Macanputih as a Performing Art and Local Wisdom of the Community Mayang Sari; Nur Hikayah; Ainul Mukorobin; Ridho Alayka Nasrullah
SINGOSARI: Jurnal Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) Wilayah Jawa Timur Vol. 3 No. 1 (2026): SINGOSARI
Publisher : CV. Sekawan Siji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63440/singosari.v3i1.91

Abstract

This article aims to examine the evolution and preservation of the Gredoan tradition in Banyuwangi, especially in White Tiger Village, as a form of cultural and religious approach in finding a partner and strengthening the social bonds of the Osing community. The methods used include a historical approach through interviews, document analysis, and historiography to trace its development, meaning, and preservation efforts. The results of the discussion show that Gredoan was originally a social and ceremonial ritual that functioned as a symbolic and social matchmaking medium, with the process involving symbolic gestures such as inserting coconut leaves into bamboo holes. Over time, the tradition transformed into a modern art performance that attracts tourists, while still maintaining local cultural values, spirituality and ethics. The preservation of this tradition faces the challenges of modernization, but can be done through innovation and active community participation as well as government support.