Gede Agus Siswadi
Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Jawa Dwipa Klaten Jawa Tengah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PANCASILA SEBAGAI LANDASAN KONSEPTUAL ECOPEDAGOGY: RELEVANSINYA BAGI PEMBANGUNAN KARAKTER ANAK PEDULI LINGKUNGAN Kusuma Putri; Gede Agus Siswadi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.520

Abstract

Pancasila, sebagai dasar filosofi bangsa Indonesia, memiliki peran penting dalam bidang pendidikan, khususnya dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan anak-anak dan membentuk karakternya. Tujuan dari penelitian ini ialah menganalisis peran Pancasila sebagai landasan konseptual ecopedagogy. Pancasila memberikan kerangka budaya dan moral dalam membina rasa kepedulian serta tanggung jawab terhadap lingkungan. Oleh karenanya, ecopedagogy sebagai paradigma baru dalam praktik pendidikan, menekankan pentingnya keberlanjutan lingkungan melalui pemikiran kritis dan memposisikan peserta didik sebagai agen aktif dalam pelestarian ekologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui kajian pustaka (literature review). Adapun metode yang digunakan ialah deskriptif-analitis dan Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pancasila memberikan landasan konseptual bagi ekopedagogi dengan menjadikan proses pendidikan berakar pada nilai-nilai budaya dan etika bangsa; (2) Setiap sila dalam Pancasila berkontribusi dalam menumbuhkan karakter humanis pada anak-anak, mendorong empati tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga terhadap alam. Studi ini berkontribusi pada suatu usaha menyeluruh dalam menganalisis secara komprehensif tentang peran Pancasila sebagai kerangka dasar konseptual ecopedagogy, serta memperteguh pembentukan karakter peduli lingkungan pada anak-anak melalui pendidikan yang bersifat interpretatif dan berbasis nilai.