Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of Live Selling and Price Promotion Strategies on Purchase Intention Through Impulsive Buying Tendency on Tiktok Live Streaming: A Study of Millennials in Gorontalo Michael Samuel Tupamahu; Nuri Wulandari; Enny Haryanti; Whony Rofianto
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i3.523

Abstract

The growth of live-streaming-based e-commerce in Indonesia, especially through the TikTok Live feature, underscores the need to understand the psychological mechanisms that mediate the influence of digital marketing strategies on the purchase intention of millennial consumers in non-metropolitan areas such as Gorontalo Province. This study aims to analyze the influence of live selling and price promotion strategies on purchase intention, either directly or through impulsive buying tendency as a mediating variable among the millennial generation of TikTok Live users in Gorontalo. The study employed a quantitative approach using the Stimulus–Organism–Response (SOR) framework and involved 150 millennial respondents who had witnessed or made purchases through TikTok Live. Data analysis was conducted using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method with the assistance of SmartPLS. The results of the study indicate that live selling and price promotion strategies have a positive and significant effect on impulsive buying tendency, and impulsive buying tendency, in turn, has a positive and significant effect on purchase intention. Furthermore, impulsive buying tendency was found to significantly mediate the influence of live selling strategies and price promotion on purchase intention. These findings confirm that impulsivity serves as a key psychological mechanism in converting digital marketing stimuli into purchase intention among millennial consumers in non-metropolitan areas. The results also demonstrate that the effectiveness of TikTok Live strategies is not solely determined by price promotions but also by the quality of live selling interactions and the proportionate management of emotional stimuli.
Pengaruh Penerapan Teknologi Informasi, Kesiapan Infrastruktur dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Operasional pada Industri Perbankan yang Terdaftar di BEI (Tahun 2021-2024) Dea Verenia Kolamban; Taufik Hidayat; Enny Haryanti; Whony Rofianto
Jurnal Global Ilmiah Vol. 3 No. 8 (2026): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v3i8.368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan teknologi informasi, kesiapan infrastruktur, dan kompetensi sumber daya manusia terhadap kinerja operasional bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021–2024. Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong industri perbankan untuk mengadopsi teknologi informasi guna meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan efektivitas operasional. Namun demikian, keberhasilan penerapan teknologi sangat dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur pendukung serta kompetensi sumber daya manusia dalam mengelola dan memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori yang terdiri dari delapan bank konvensional selama periode empat tahun, sehingga diperoleh 32 observasi penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan masing-masing bank. Variabel penerapan teknologi informasi diukur menggunakan rasio transaksi digital terhadap total transaksi. Kesiapan infrastruktur diukur menggunakan rasio investasi teknologi informasi terhadap total aset, sedangkan kompetensi sumber daya manusia diukur menggunakan produktivitas pegawai. Kinerja operasional diukur menggunakan rasio BOPO yang mencerminkan efisiensi biaya operasional terhadap pendapatan operasional. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi panel. Dalam penelitian ini ditunjukkan bahwa penerapan teknologi informasi, kesiapan infrastruktur, dan kompetensi sumber daya manusia berkontribusi dalam model penelitian untuk menjelaskan kinerja operasional bank. Namun berdasarkan hasil uji hipotesis, penerapan teknologi informasi dan kesiapan infrastruktur tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja operasional bank. Sementara itu, kompetensi sumber daya manusia terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja operasional bank. Sehingga temuan ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor paling berperan dalam mendukung efisiensi kinerja operasional perbankan.