Asep Priatna
Universitas Mandiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANGKAP KKM PADA PEMBELAJARAN IPA-FISIKA: ANALISIS SOSIOLOGIS TENTANG BUDAYA TARGET RENDAH PADA SISWA DAN GURU DI SEKOLAH MENENGAH Permono Adi Putro; Asep Priatna; Aji Fauziana Ridwan
Al-Irsyad Journal of Physics Education Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijpe.v5i1.643

Abstract

Di sekolah menengah Indonesia, praktik penetapan tujuan pembelajaran yang rendah untuk mata pelajaran sains dan fisika masih menjadi masalah sosial, terutama ketika Kriteria Kelulusan Minimum (KKM) dipandang sebagai tujuan pembelajaran utama. Tujuan artikel ini adalah untuk meneliti bagaimana KKM berfungsi sebagai jebakan struktural dan psikologis yang menciptakan mentalitas "sekadar lulus" di kalangan pendidik dan siswa, serta konsekuensi yang ditimbulkannya terhadap pertumbuhan literasi sains, keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), dan kemampuan pemecahan masalah. Teori motivasi belajar (efikasi diri, ekspektasi-nilai, dan pola pikir pertumbuhan), strategi pendidikan, dan temuan empiris tentang pembelajaran sains-fisika semuanya termasuk dalam tinjauan pustaka konseptual studi ini. Temuan studi menunjukkan bahwa KKM yang berorientasi administratif sering digunakan sebagai batasan simbolis untuk upaya belajar, yang menurunkan harapan akademis, mendorong teknik pembelajaran minimalis, dan memfokuskan pengajaran fisika pada hafalan dan pemecahan masalah rutin. Dalam keadaan ini, eksplorasi konsep, penalaran ilmiah, dan pemecahan masalah kontekstual semuanya dibatasi oleh KKM. Konsekuensi praktis dari penelitian ini menyoroti perlunya memposisikan ulang KKM sebagai instrumen diagnostik yang meningkatkan kompetensi ilmiah siswa, meningkatkan standar akademik, dan mendorong pembelajaran berbasis tantangan.
Pendampingan Mahasiswa Universitas Mandiri dalam Kompetisi National Scientific Essay Competition Permono Adi Putro; Asep Priatna; Aji Fauziana Ridwan
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Amaliah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v10i1.5976

Abstract

The student mentoring program in the National Scientific Essay Competition (NSEC) is designed to improve scientific literacy, critical thinking skills, and presentation skills of students through five systematic stages. This study aims to describe the mentoring process, which includes searching for innovative ideas, essay writing, work registration, internal assessment, and final presentation preparation, as well as analyzing its impact on students' competitive readiness. Mentoring is carried out through an academic scaffolding approach, collaborative discussions, rubric-based evaluation, and mock presentations as the main strategies for strengthening competencies. The results show that two students from Universitas Mandiri successfully entered the NSEC TOP 10 Finalists, which indicates the effectiveness of the mentoring model in improving the quality of work, scientific communication skills, and student confidence. In addition, the direct experience in the final presentation provided practice-based learning that broadened the academic insights of the participants. These findings confirm that structured mentoring can be a relevant and applicable strategy in improving students' academic capacity and preparing them for national-level scientific competitions.