Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DAUN PEDADA ASAL INDONESIA: MORFOLOGI, FITOKIMIA, TEKNIK EKSTRAKSI DAN APLIKASI – TELAAH PUSTAKA Jatmiko Eko Witoyo; Nelsy Dian Permatasari; Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Dikianur Alvianto
CHEMTAG Journal of Chemical Engineering Vol 7, No 1 (2026): CHEMTAG Journal of Chemical Engineering
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/cjce.v7i1.7046

Abstract

Daun pedada (Sonneratia caseolaris) merupakan bagian tanaman mangrove Indonesia yang kaya metabolit sekunder dan berpotensi tinggi sebagai sumber bahan aktif alami, namun informasi terstruktur mengenai morfologi, fitokimia, teknik ekstraksi, dan aplikasinya masih tersebar di berbagai publikasi. Artikel ini bertujuan menyajikan telaah pustaka komprehensif tentang karakter morfologi daun pedada, komposisi senyawa bioaktif, pengaruh jenis dan kondisi ekstraksi terhadap kandungan fenolik–flavonoid serta aktivitas antioksidan, dan ragam aplikasi pangan maupun non pangan yang telah dikembangkan di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel jurnal nasional terakreditasi dan karya peneliti Indonesia periode 2015–2025, yang diperoleh melalui basis data open access dengan kata kunci terkait daun pedada, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil telaah menunjukkan bahwa daun pedada memiliki profil fitokimia yang kaya (fenolik, flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, steroid, triterpenoid) dengan aktivitas antioksidan kuat yang sangat dipengaruhi oleh jenis pelarut dan teknik ekstraksi, serta telah diaplikasikan sebagai bahan tambahan pangan bioaktif, permen jelly, dan terutama sebagai bahan aktif fitokosmetik (face mist, tabir surya, masker, lulur) dengan dukungan data keamanan awal yang menjanjikan. Temuan ini menegaskan bahwa daun pedada merupakan kandidat penting untuk pengembangan pangan fungsional dan produk fitokosmetik tropis berbasis sumber daya mangrove Indonesia.
Penguatan Daya Saing Produk Aren Berbasis Pengemasan dan Branding pada Kelompok Dasawisma Kelurahan Lempake Nova Solina Purba; Wiwit Murdiyanto; Isran Mohamad Pakaya; Nuzlul Musdalifah; Melda Nurmaisari; Dikianur Alvianto; Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Deny Sumarna; Miftakhur Rohmah; Anton Rahmadi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27404

Abstract

ABSTRAK Aren (Arenga pinnata) merupakan komoditas lokal yang berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah, seperti gula aren, kolang-kaling, dan minuman berbasis nira. Namun, pemasarannya masih menghadapi kendala berupa kemasan yang sederhana, identitas merek yang lemah, serta pemanfaatan media digital yang belum optimal sehingga mengurangi daya saing produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok Dasawisma di Kelurahan Lempake, Kota Samarinda, dalam mengembangkan produk turunan aren melalui pelatihan pengemasan, branding, dan fotografi produk. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Pelatihan meliputi pemilihan kemasan, penyusunan identitas merek, desain label, teknik fotografi menggunakan telepon pintar, serta pembuatan konten promosi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghasilkan kemasan yang lebih menarik, membangun identitas produk, serta menyusun materi promosi yang lebih efektif. Program ini memperkuat kesiapan kelompok Dasawisma untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sehingga mendukung peningkatan daya saing UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Model pemberdayaan ini direkomendasikan untuk diterapkan pada kelompok masyarakat lain dengan karakteristik sumber daya lokal yang serupa. Kata Kunci: Aren, Branding, Dasawisma, Pengemasan, Produk Lokal.  ABSTRACT Sugar palm (Arenga pinnata) is an important local commodity with significant potential to be developed into value-added products, including palm sugar, palm sugar powder, sugar palm fruit (kolang-kaling), and sap-based beverages. However, these products are commonly marketed using simple packaging, weak brand identity, and limited digital promotion, resulting in low market competitiveness. This community service program aimed to strengthen the capacity of the Dasawisma group in Lempake Village, Samarinda City, through training on product packaging, branding, and product photography. The program employed a participatory and practical approach consisting of preparation, socialization, educational sessions, technical training, mentoring, evaluation, and follow-up monitoring. Training activities covered appropriate packaging selection, brand identity development, label design, smartphone-based product photography, and digital promotional content creation. The program improved participants' knowledge and practical skills in producing more attractive packaging, establishing stronger product identities, and creating effective promotional materials. Furthermore, it enhanced the readiness of the Dasawisma group to develop local resource-based enterprises, contributing to the competitiveness of micro and small enterprises and strengthening community economic empowerment. This integrated empowerment model is recommended for replication in other communities with similar local resource potential. Keywords: Sugar Palm, Branding, Dasawisma, Packaging, Local Products.