P. D'Yan Yaniartha Sukartha
Universitas Udayana, Bali

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS REAKSI SAHAM LQ45 TERHADAP PEMBERLAKUAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) I Gede Chandra; P. D'Yan Yaniartha Sukartha
Journal of Golden Generation Economic Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.624

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengukur sejauh mana pasar modal Indonesia menyerap informasi baru, secara spesifik saat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gelombang pertama diberlakukan pada April 2020. Dengan menggunakan desain studi peristiwa (event study), analisis difokuskan pada fluktuasi imbal hasil tidak wajar (abnormal return) dan aktivitas volume perdagangan saham dari 30 perusahaan berskala besar dalam Indeks LQ45. Pengujian data secara empiris mengungkap adanya gejolak pasar yang terdeteksi secara harian, persisnya dua hari sebelum (T-2) dan dua hari sesudah (T+2) tanggal pengumuman. Walaupun terdapat anomali harian tersebut, hasil uji beda menunjukkan bahwa rata-rata abnormal return antara periode sebelum dan sesudah kebijakan tidak mengalami pergeseran yang bermakna. Sebaliknya, indikator volume perdagangan justru memperlihatkan lonjakan perbedaan yang sangat nyata. Bukti empiris ini menyimpulkan bahwa mekanisme bursa secara efisien dalam bentuk setengah kuat (semi-strong form) mampu mengoreksi harga dengan cepat menuju titik keseimbangan baru. Informasi PSBB terbukti memicu tingkat kehati-hatian investor yang terefleksi dari tingginya intensitas penataan ulang portofolio investasi mereka di lantai bursa.
ANALISIS REAKSI SAHAM LQ45 TERHADAP PEMBERLAKUAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR (PSBB) I Gede Chandra; P. D'Yan Yaniartha Sukartha
Journal of Golden Generation Economic Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026 : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.624

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengukur sejauh mana pasar modal Indonesia menyerap informasi baru, secara spesifik saat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gelombang pertama diberlakukan pada April 2020. Dengan menggunakan desain studi peristiwa (event study), analisis difokuskan pada fluktuasi imbal hasil tidak wajar (abnormal return) dan aktivitas volume perdagangan saham dari 30 perusahaan berskala besar dalam Indeks LQ45. Pengujian data secara empiris mengungkap adanya gejolak pasar yang terdeteksi secara harian, persisnya dua hari sebelum (T-2) dan dua hari sesudah (T+2) tanggal pengumuman. Walaupun terdapat anomali harian tersebut, hasil uji beda menunjukkan bahwa rata-rata abnormal return antara periode sebelum dan sesudah kebijakan tidak mengalami pergeseran yang bermakna. Sebaliknya, indikator volume perdagangan justru memperlihatkan lonjakan perbedaan yang sangat nyata. Bukti empiris ini menyimpulkan bahwa mekanisme bursa secara efisien dalam bentuk setengah kuat (semi-strong form) mampu mengoreksi harga dengan cepat menuju titik keseimbangan baru. Informasi PSBB terbukti memicu tingkat kehati-hatian investor yang terefleksi dari tingginya intensitas penataan ulang portofolio investasi mereka di lantai bursa.