Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Barida Rakhma Nuranti; Zuchdiawati Luthfi Utami; Viant Anggi Saputra; Reska Anggara Putra; Andhika Adhi Nugroho; Wiwit Lestari; Mutiara Zakya Addiba; Listya Shafa Widiyanti; Adhitya Nugroho Saputro
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Cendekia
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.149

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengolahan sampah organik rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC) melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat di Padukuhan Terbah, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kesadaran dan keterampilan dalam mengelola sampah organik yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan selama enam bulan dengan fokus pada edukasi green behavior, praktik pembuatan POC, serta penerapan strategi green marketing. Adanya peningkatan post-test menunjukkan pada pemahaman dan keterampilan masyarakat. Temuan ini membuktikan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kemampuan warga dalam mengolah sampah organik menjadi POC sekaligus menumbuhkan pemahaman mengenai pemasaran berkelanjutan. Secara substantif, kegiatan ini berkontribusi terhadap tercapainya SDGs poin 12, yaitu konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Selain menghasilkan dampak lingkungan berupa pengurangan volume sampah, program ini juga membuka peluang ekonomi berbasis ekonomi sirkular. Rekomendasi tindak lanjut mencakup penguatan kelembagaan kelompok usaha masyarakat, kolaborasi dengan pemerintah daerah, serta pengembangan teknologi produksi yang lebih efisien untuk menjamin keberlanjutan program.
Tarik-Ulur Fomo dan Jomo: Pengaruh Simultan Dua Kekuatan Psikologis terhadap Perilaku Pembelian Generasi Z Viant Anggi Saputra; Barida Rakhma Nuranti; Zuchdiawati Luthfi Utami; Ayu Diana Ansori; Ardila Dwi Rahma Ningrum
MANABIS: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/manabis.v5i2.7976

Abstract

This study examines the influence of Fear of Missing Out (FOMO) and Joy of Missing Out (JOMO) within a single integrative model on the purchasing behavior of Generation Z in Indonesia. Using an explanatory quantitative approach with a cross-sectional survey design, data were collected from 200 Gen Z respondents (aged 18–27 years) who actively use social media and have made online purchases. The instruments were adapted from standardized scales: FOMO (6 items, α = 0.85), JOMO (5 items, α = 0.83), and purchasing behavior (7 items, α = 0.87) using a 5-point Likert scale. Multiple linear regression analysis showed that FOMO has a significant positive effect on purchasing behavior (β = 0.275; p < 0.001), whereas JOMO has a significant negative effect (β = -0.396; p < 0.001). The regression model was significant (F = 31.34; p < 0.001) with an R² of 0.241. The absolute value of the JOMO coefficient is larger than that of FOMO, indicating the dominance of the JOMO effect in this sample. This study contributes to the digital consumer behavior literature by integrating two opposing psychological constructs into a single empirical model in Indonesia.
STRATEGI PEMASARAN CINA: MENGGABUNGKAN BUDAYA DAN TEKNOLOGI UNTUK MEMENANGKAN PASAR GLOBAL Viant Anggi Saputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2904

Abstract

Abstract: This study examines the marketing strategies of Chinese cultural and technological products in the global market, focusing on the challenges and opportunities faced by Chinese companies. The general issue raised is how China can leverage its cultural heritage and technological innovation to enhance the competitiveness of its products in the international market, amidst the negative stigma related to human rights violations and concerns about national security. The purpose of this study is to explore and analyze the marketing strategies implemented by Chinese companies, as well as to understand international consumers’ perceptions of Chinese cultural and technological products. The research method used is a qualitative approach, with data collection techniques through case studies of companies that have successfully marketed their products, as well as document analysis related to industry reports and government policies. The results of the study show that Chinese companies that are successful in marketing their cultural and technological products have adopted strategies that integrate local cultural elements with innovation in marketing. In addition, the role of the government in supporting product marketing has also proven significant in enhancing the competitiveness of Chinese products in the global market. This study provides comprehensive insights into how China can overcome challenges and exploit opportunities in marketing cultural and technological products internationally. Keyword: marketing, cultural products, marketing strategies, innovation, global markets.. Abstrak: Penelitian ini membahas strategi pemasaran produk budaya dan teknologi Cina di pasar global, dengan fokus pada tantangan dan peluang yang dihadapi oleh perusahaan-perusahaan Cina. Permasalahan umum yang diangkat adalah bagaimana Cina dapat memanfaatkan warisan budaya dan inovasi teknologi untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar internasional, di tengah stigma negatif terkait pelanggaran hak asasi manusia dan kekhawatiran mengenai keamanan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis strategi pemasaran yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan Cina, serta memahami persepsi konsumen internasional terhadap produk budaya dan teknologi Cina. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi kasus terhadap perusahaan-perusahaan yang berhasil memasarkan produk mereka, serta analisis dokumen terkait laporan industri dan kebijakan pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan Cina yang sukses dalam pemasaran produk budaya dan teknologi mereka telah mengadopsi strategi yang mengintegrasikan elemen budaya lokal dengan inovasi dalam pemasaran. Selain itu, peran pemerintah dalam mendukung pemasaran produk juga terbukti signifikan dalam meningkatkan daya saing produk Cina di pasar global. Penelitian ini memberikan wawasan yang komprehensif tentang bagaimana Cina dapat mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang dalam pemasaran produk budaya dan teknologi di tingkat internasional. Kata kunci: pemasaran, produk budaya, strategi pemasaran, inovasi, pasar global.