Nur Khaylila Ramadhanti
Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Pola Makan, Kualitas Tidur, Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Hemoglobin : Literature Review Namira Abiyah Juliyanti; Nur Khaylila Ramadhanti; Rurun Kamila; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9202

Abstract

Kadar hemoglobin merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan seseorang, terutama untuk mendeteksi anemia yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan global pada kelompok remaja dan dewasa muda. Mahasiswa termasuk kelompok yang rentan mengalami gangguan kadar hemoglobin akibat perubahan gaya hidup, seperti pola makan tidak teratur, kurang tidur, dan aktivitas fisik yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola makan, kualitas tidur, dan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin melalui pendekatan literature review. Metode penelitian menggunakan literature review deskriptif dengan pendekatan PRISMA. Artikel diperoleh melalui database Google Scholar dengan rentang publikasi tahun 2022–2026 menggunakan kata kunci terkait hemoglobin, pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, dan anemia. Dari hasil identifikasi awal sebanyak 120 artikel, diperoleh 10 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan merupakan faktor yang paling konsisten dan signifikan memengaruhi kadar hemoglobin, terutama asupan zat besi, protein, vitamin B12, dan asam folat. Sementara itu, kualitas tidur dan aktivitas fisik menunjukkan hasil yang bervariasi, meskipun sebagian besar penelitian menyatakan adanya hubungan positif dengan kadar hemoglobin. Kesimpulannya, penerapan gaya hidup sehat secara menyeluruh diperlukan untuk menjaga kadar hemoglobin tetap optimal dan mencegah terjadinya anemia pada mahasiswa. Selain itu, perbedaan hasil antarpenelitian dipengaruhi oleh variasi desain penelitian, karakteristik responden, jumlah sampel, serta instrumen pengukuran yang digunakan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi kesehatan dan pemantauan gizi untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa pentingnya menjaga kadar hemoglobin.