Rahmat Efendi
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Petani Sawit Atas Sistem Timbangan Ram Di Desa Bangai Kab. Labuhan Batu Selatan Perspektif Maqasyid Syariah Irpan Siregar; Rahmat Efendi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 1 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, September 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i1.858

Abstract

Perkebunan kelapa sawit menjadi sumber utama pendapatan masyarakat Desa Bangai, Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Namun, ketidakadilan dalam sistem timbangan di Rumah Timbang atau Receiving Area Mill (RAM) kerap terjadi, di mana petani merasa dirugikan akibat perbedaan hasil timbangan yang tidak transparan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan terhadap petani sawit dalam menghadapi sistem timbangan yang merugikan, ditinjau dari perspektif maqashid syariah, khususnya dalam aspek perlindungan harta (hifzh al-mal) dan keadilan transaksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap petani, pengelola RAM, dan aparat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penimbangan yang tidak adil telah menimbulkan kerugian ekonomi, melemahkan posisi tawar petani, serta melanggar prinsip kejujuran dan amanah dalam muamalah Islam. Dalam pandangan maqashid syariah, kondisi ini bertentangan dengan tujuan syariat dalam menjaga hak dan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui regulasi yang ketat, transparansi sistem timbangan, serta pelibatan tokoh agama dan pemerintah desa untuk memastikan perlindungan hak-hak petani sesuai nilai-nilai syariah.
IMPLIKASI HUKUM PENGGUNAAN LAMPU ISYARAT STROBO PADA MASYARAKAT SIPIL PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG LALU LINTAS DAN JALAN, UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DAN MAQASID SYARIAH Alfi Syahrin; Rahmat Efendi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.946

Abstract

Maraknya penggunaan lampu isyarat (strobo) oleh masyarakat sipil menjadi keresahan bagi pengendara di jalan raya. Masyarakat dengan mudah mendapatkan akses untuk menggunakannya tanpa ada peraturan yang tegas. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis kesesuaian penggunaan strobo dengan ketentuan dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), serta prinsip-prinsip hukum Islam seperti hifz an-nafs (perlindungan jiwa) dan kaidah la dharar wala dhirara  (larangan membahayakan diri dan orang lain). Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strobo hanya diperbolehkan untuk kendaraan khusus seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan dinas sesuai ketentuan UU LLAJ. Sementara itu, pelaku usaha dinilai lalai dalam memberikan informasi yang benar kepada konsumen, sehingga bertentangan dengan prinsip perlindungan konsumen dalam UUPK. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya perlindungan jiwa hifz an-nafs sebagai nilai fundamental dalam etika hukum. Penyalahgunaan strobo berpotensi menimbulkan ancaman keselamatan di jalan raya, sehingga bertentangan dengan prinsip menjaga keselamatan jiwa manusia. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa ketiga kerangka hukum dan etika tersebut saling melengkapi dalam membentuk sistem perlindungan menyeluruh bagi pengguna jalan.