Asmariani
Manajemen Pendidikan Islam, Universitas Islam Indragiri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Nilai-Nilai Integritas Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Mazidaturrahmi; Irjus Indrawan; Asmariani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4722

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana Implementasi Nilai-Nilai Integritas Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research), yaitu teknik pengumpulan data yang diperoleh melalui sumber-sumber tertulis seperti buku, artikel ilmiah, jurnal, dan dokumen relevan yang berkaitan dengan topik penelitian. Pendekatan ini dipilih karena penelitian tidak melibatkan pengumpulan data lapangan, tetapi fokus pada analisis teori serta temuan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data dalam artikel ini dengan menggunakan dokumentasi, dimana penulis mengumpulkan refenrensi berupa buku dan jurnal yang berkatan dengan tema artikel ini, selanjutnya penulis menganalisis buku-buku dan jurnal tersebut untuk ditarik kesimpulan yang berkatan dengan tema penelitian. Tekni analisis data dalam artikel ini menggunakan reduksi data, yakni penyederhanaan data-data yang telah dikumpulkan, selanjutnya penyajian data, yakni menyajikan data-data yang telah direduksi sebelumnya, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan dari data yang telah didapatkan yang berkaitan dengan tema artikel. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan, dapat disimpulkan bahwa dalam konteks kepala sekolah, integritas diri menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan, keteladanan, dan budaya organisasi yang sehat, sekaligus menjadi faktor strategis dalam peningkatan mutu pendidikan. Kepala sekolah yang berintegritas, sehat secara fisik dan mental, cakap secara sosial, serta bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya dan proses pendidikan akan mampu mengoordinasikan input, proses, dan output pendidikan secara harmonis, sehingga tercipta pembelajaran yang berkualitas, lingkungan sekolah yang kondusif, serta kinerja pendidikan yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepuasan peserta didik dan masyarakat.
Penerapan Reward dan Punishment sebagai Teknik Pembinaan Disiplin Peserta Didik Cristina Umi Suradah; Asmariani; Irjus Indrawan
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.4729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan reward dan punishment sebagai teknik pembinaan disiplin peserta didik dalam konteks pendidikan. Disiplin merupakan faktor penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan kognitif, afektif, serta psikomotor peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai literatur berupa jurnal ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa reward, yang berupa pujian, penghargaan, atau hadiah, berfungsi sebagai penguatan positif yang mampu meningkatkan motivasi belajar dan menumbuhkan perilaku disiplin. Sementara itu, punishment, yang diberikan dalam bentuk sanksi preventif maupun represif, berperan sebagai penguatan negatif yang bertujuan memperbaiki perilaku peserta didik tanpa unsur kekerasan. Berbagai penelitian terdahulu mengonfirmasi bahwa penerapan kedua strategi ini berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kedisiplinan, khususnya dalam kepatuhan terhadap aturan, pengelolaan waktu belajar, serta sikap selama proses pembelajaran. Dengan penerapan yang proporsional, konsisten, serta disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, reward dan punishment terbukti menjadi teknik pembinaan yang efektif dalam membentuk perilaku disiplin dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan.