Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Transformation of Traditional Islamic Boarding Schools as the Foundation of Nusantara Islamic Education and the Preservation of Tradition Amidst Educational Modernization Zaenal Arifin; Mudzakkir Ali; Nanang Nurcholis
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1425

Abstract

Islamic boarding schools (pesantren) are the oldest educational institutions in Indonesia and serve as the main pillar of Nusantara Islam, a model of Islam that is harmonious with local culture. In this era of disruption, pesantren face dual challenges: the demands of formal education standards and the massive wave of digitalization. This research employs a qualitative method with a Literature Review approach, using primary data obtained from scholarly journals, while secondary data refers to sources such as the internet, theses, dissertations, and relevant books. The findings reveal that the existence of traditional pesantren as the cornerstone of Nusantara Islamic Education lies in their ability to maintain moral and intellectual autonomy amidst the forces of modernity. The strategy employed by traditional pesantren in carrying out this collaboration is often referred to in the Islamic jurisprudence maxim: "Al-muhafazhatu ‘ala al-qadimi al-shalih wa al-akhdzu bi al-jadidi al-ashlah" (Preserving the good of old traditions and adopting better new traditions). In conclusion, pesantren, from a genealogical perspective, are highly adaptive educational institutions. The existence of pesantren in the era of globalization greatly depends on their ability to integrate traditional and modern curricula.
Pendidikan Islam Berbasis Toleransi sebagai Strategi Perdamaian dalam Masyarakat Multikultural: Sintesis Komparatif Indonesia dan Malaysia A. Mustafit Lutfi; Mudzakkir Ali; Ifada Retno Ekaningrum
HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2026): April
Publisher : HIKMAH: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dan Malaysia sebagai negara dengan keberagaman budaya, agama, dan etnis menghadapi tantangan besar dalam membangun perdamaian sosial. Pendidikan Islam memiliki potensi besar untuk menanamkan nilai-nilai toleransi yang relevan dalam konteks masyarakat plural. Artikel ini bertujuan menganalisis kontribusi pendidikan Islam terhadap perdamaian di kedua negara melalui pengintegrasian nilai-nilai toleransi dalam kurikulum, metode pengajaran inklusif, dan karakter pendidikan. Metode yang digunakan adalah descriptive literature review. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan pendidikan Islam, toleransi, multikulturalisme, dan perdamaian sosial di Indonesia dan Malaysia. Data kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, tantangan, dan strategi penerapan pendidikan Islam berbasis toleransi di kedua negara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan mengadopsi pendekatan multikultural, menggunakan strategi pengajaran yang inklusif, dan memperkuat pendidikan karakter, pendidikan Islam dapat menjadi pilar utama dalam menciptakan masyarakat yang harmonis. Artikel ini juga memberikan rekomendasi strategi untuk memperkuat peran pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia.