Maria Agustina Ermi Tri Sulistiyowati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MENCEGAH GANGGUAN MATA DENGAN CERDAS MENGGUNAKAN GADGET PADA SISWA SEKOLAH DASAR Maria Agustina Ermi Tri Sulistiyowati; Maria Suryani; Medina Sianturi; Ririn Marwaningsih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56632

Abstract

Penggunaan perangkat digital, khususnya gadget pada anak sekolah dasar telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Paparan gadget secara terus-menerus dalam jangka waktu yang lama berpotensi menimbulkan kerusakan pada mata. Perilaku penggunaan gadget yang tidak sehat pada anak sekolah sering kali disebabkan oleh kurangnya literasi kesehatan mata. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengabdian masyarakat untuk mengedukasi siswa mengenai mencegah gangguan mata dengan cerdas menggunakan gadget.Edukasi ini penting agar siswa memiliki kesadaran preventif dalam mengatur jarak pandang, durasi, dan ergonomi saat menggunakan gadget, sehingga potensi gangguan mata permanen dapat diminimalisir. Kegiatan pengabdian masysrakat dilaksanakan di sekolah dasar Antonius 02 Semarang. Edukasi dilakukan dengan cara ceramah, diskusi dan simulasi. Edukasi yang diberikan meliputi pengertian gadget, manfaat gadget, cara penggunaan gadget dan resiko gangguan kesehatan mata akibat penggunaan gadget yang berlebihan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan ketrampilan  siswa mengenai cara menggunakan gadget dan risiko gangguan kesehatan mata akibat penggunaan gadget yang berlebihaan
Hubungan Jenjang Karir Perawat dengan Kemampuan Melakukan Triase di Instalasi Gawat Darurat Lia Setyowati; Maria Agustina Ermi Tri Sulistiyowati; Maria Suryani
Jurnal Kesehatan Elisabeth Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Elisabeth: Juli 2025
Publisher : Stikes Elisabeth Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70378/dej5ra80

Abstract

Kemampuan melakukan triase adalah kecakapan dalam menentukan  pasien berdasarkan tingkat kegawatan dengan cepat  dan tepat untuk dapat menurunkan terjadinya morbiditas dan mortalitas pada pasien. Kemampuan melakukan triase harus dimiliki oleh semua perawat IGD di semua jenjang karir . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenjang karir perawat dengan kemampuan melakukan triase di IGD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan tehnik  total sampling. Alat ukur penelitian  menggunakan kuesioner karakteristik responden dan lembar observasi untuk mengukur kemampuan perawat melakukan triase. Analisis data menggunakan uji Kruskal wallis. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas  perawat memiliki jenjang karir PK 3 sebanyak 24 reponden (67,5%) dan median kemampuan  melakukan trise 5 dengan  rentang kemungkian skor 0-5. Hasil penelitian didapatkan tidak ada hubungan antara jenjnag karir perawat dengan kemampuan melakukan triase dengan (p=0,644).
Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Maria Agustina Ermi Tri Sulistiyowati; Yohanes Tri Anugrahanto; Maria Suryani
Jurnal Kesehatan Elisabeth Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan Elisabeth: Desember 2025
Publisher : Stikes Elisabeth Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70378/8pcfba83

Abstract

Non-adherence to medication is an important problem in the management of hypertension. Thos problem was founded in patient with various education level. However, the study about relationship between level of education and medication adherence is still inconclusive. This study aims to determine the relationship between level of education and medication adherence in hypertensive patients.The research design used was cross sectional. Ninety hypertensive patients at Mijen community health center was taken using convenience sampling technique. Data were obtained using the respondent's character questionnaire and the ProMAS (Probabilistic Medication Adherence Scale) questionnaire.The majority of respondents' education level is elementary school, as many as 26 respondents (28.9%). The majority of respondents' medication adherence level was moderate-high, as many as 45 respondents (50%). Spearman test results obtained r=0.236 and p-value= 0.025.There is a significant positive relationship between the level of education and the level of compliance with taking medication in hypertensive patients.