Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Preferensi konsumen dalam pembelian produk Mie Time Hidayatul Khikma Amilia; Mardiyah Hayati; Dwi Ratna Hidayati
Agriscience Vol 7, No 1: Maret 2026
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v7i1.32818

Abstract

Perkembangan bisnis kuliner di Indonesia terus meningkat, termasuk di Kabupaten Lamongan yang kini menjadi salah satu wilayah potensial dalam pengembangan usaha makanan pedas. Salah satu usaha kuliner yang berkembang adalah Mie Time, yang menawarkan berbagai pilihan mi pedas dengan level kepedasan beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen Mie Time serta menganalisis atribut produk mi pedas yang disukai konsumen. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober hingga Desember 2024 dengan metode accidental sampling terhadap 50 responden. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif serta metode analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar konsumen berada pada rentang usia 19–22 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan berprofesi sebagai pelajar/mahasiswa. Konsumen lebih menyukai mi pedas dengan tekstur kering, rasa pedas gurih, tingkat kepedasan level 1-2, harga normal Rp 10.000, dan pelayanan cepat. Atribut produk yang paling memengaruhi preferensi konsumen secara berurutan adalah pelayanan, tingkat kepedasan, rasa, harga, dan tekstur. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemilik usaha dalam merancang strategi pengembangan produk dan pelayanan yang sesuai dengan keinginan konsumen.
PREFERENSI WISATAWAN PADA DESTINASI PANTAI TLANGOH KABUPATEN BANGKALAN Ima Komarun Nissaq; Nurul Arifiyanti; Dwi Ratna Hidayati
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v20i1.804

Abstract

ABSTRACTTlangoh Beach, located in Bangkalan Regency, possesses considerable potential for sustainable tourism development. Tourist visitation has varied in recent years, primarily due to inadequate facilities, restricted accessibility, and insufficient information. This study identifies tourist characteristics and analyzes preference structures at Tlangoh Beach. Data were collected through questionnaires administered to 50 respondents selected via accidental sampling. Conjoint analysis and rating scale measurements were employed to assess attributes such as transportation, facilities, natural attractions, and accessibility. The findings indicate that tourism facilities are the most influential attribute (41.9%), with the prayer room (musholla) being the most preferred facility. Most local tourists favor motorcycles as their mode of transportation. The primary natural attraction is the open coastline, while accessibility is largely defined by the availability of directional road signage. It is recommended that management prioritize enhancements to essential facilities, including toilets, prayer rooms, and parking areas. Additionally, providing clear signage and increasing social media promotion are advised. These measures are expected to improve service quality, fulfill visitor needs, and enhance the overall appeal of the destination. Keywords:       Tourist Preferences; Beach Tourism Destination; Tourist Attraction; Tlangoh Beach ABSTRAKPantai Tlangoh salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Bangkalan yang memiliki potensi besar untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jumlah kunjungan wisatawan ke destinasi ini menunjukkan fluktuasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, terutama pengaruh dari berkurangnya optimalisasi fasilitas, aksesibilitas, dan informasi yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik wisatawan, dan menganalisis preferensi minat wisatawan di Pantai Tlangoh Kabupaten Bangkalan. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 50 responden yang dipilih secara accidental sampling dan diolah menggunakan metode analisis konjoin dan pengukuran rating. Atribut yang digunakan terdiri dari transportasi, fasilitas, daya tarik alam dan aksesibilitas. Hasil dari kombinasi preferensi wisatawan menunjukkan bahwa fasilitas wisata menjadi atribut yang paling penting (41.9%) dengan level atribut musholla sebagai pilihan utama pengunjung. Dari segi transportasi, wisatawan lokal lebih memilih menggunakan sepeda motor. Daya tarik utama dari wisata Pantai Tlangoh yaitu Keberadaan garis pantai yang terbuka, sementara aksesibilitas yang diutamakan pengunjung seperti adanya rambu petunjuk jalan. Sehingga rekomendasi yang ditujukan kepada pengelola yaitu dengan memprioritaskan perbaikan fasilitas seperti toilet, musholla, dan area parkir. Selain itu menambahkan rambu petunjuk jalan, dan melakukan promosi melalui media sosial, dengan harapan dapat meningkatkan layanan dan fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung dan meningkatkan daya tarik destinasi wisata. Kata Kunci:      Preferensi Wisatawan; Destinasi Wisata Pantai; Daya Tarik Wisata; Pantai Tlangoh