Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Regulation-Based Readiness Assessment Model for Smart City Development in Indonesia Widyantari Febiyanti; Rizkillah Ridha
Journal of Information System and Informatics Vol 8 No 1 (2026): February
Publisher : Asosiasi Doktor Sistem Informasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63158/journalisi.v8i1.1395

Abstract

This study addresses the lack of a smart city readiness assessment instrument that is explicitly aligned with Indonesia’s urban governance framework, particularly Government Regulation No. 59 of 2022. Existing readiness models often provide generic or technology-centred measures and do not sufficiently operationalise national regulatory requirements, limiting their utility for Indonesian local governments. To fill this gap, the study develops a regulation-based smart city readiness model comprising measurable, context-specific indicators that support readiness evaluation prior to implementation. The research adopts a Design Science Research (DSR) methodology, supported by a PRISMA-guided Systematic Literature Review to identify and synthesise candidate indicators, followed by iterative refinement. Instrument validation was conducted through expert judgement, face validity, and inter-rater reliability testing using Cohen’s Kappa. The final output is a validated readiness assessment instrument consisting of 70 indicators organised into five regulation-derived dimensions: infrastructure, facilities, public utilities, human resources, and suprastructure. Reliability results show strong inter-rater agreement (κ = 0.895), indicating robust and consistent indicator classification. The study contributes a policy-aligned readiness instrument grounded in Indonesia’s regulatory context and provides local governments with a standardised tool to assess readiness, identify development gaps, and support evidence-based planning for sustainable smart city implementation.
Implementasi Aplikasi Manajemen File PDF untuk Peningkatan Keamanan Dokumen dan Literasi Perlindungan Data Pribadi di SMK Telekomunikasi Telesandi Dedy Rahman Wijaya; Hanang Priambodo; Mohammad As'ad Rosyadi; Widyantari Febiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3496

Abstract

Digitalisasi administrasi dan pembelajaran pada jenjang pendidikan vokasi menuntut pengelolaan dokumen digital yang aman dan sesuai dengan prinsip perlindungan data pribadi. Namun, rendahnya literasi keamanan informasi serta penggunaan aplikasi pengolah PDF berbasis daring yang tidak terverifikasi menimbulkan tingginya risiko kebocoran data pada lingkungan sekolah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dokumen serta literasi Pelindungan Data Pribadi melalui implementasi aplikasi PDF Editor di SMK Telekomunikasi Telesandi. Aplikasi ini dikembangkan sebagai teknologi tepat guna yang menyediakan fitur compress, split, merge, digital signature, dan watermarking tanpa perlu mengunggah dokumen ke server eksternal. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, demonstrasi, dan praktik langsung oleh guru dan siswa. Edukasi mengenai keamanan dokumen, ancaman siber, serta regulasi UU PDP turut diberikan untuk meningkatkan kesadaran risiko digital. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner yang diisi oleh 70 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 97,1% peserta menyatakan materi sesuai dengan kebutuhan, 58,6% setuju dan 32,9% sangat setuju bahwa waktu pelaksanaan cukup, serta 61,4% setuju dan 28,6% sangat setuju bahwa materi disampaikan dengan jelas. Selain itu, 57,1% peserta setuju dan 35,7% sangat setuju bahwa kegiatan serupa perlu dilanjutkan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa implementasi aplikasi PDF Editor efektif dalam meningkatkan kemampuan teknis dan literasi keamanan digital peserta. Program ini berkontribusi pada penguatan budaya keamanan informasi di sekolah vokasi serta menjadi model penerapan teknologi tepat guna untuk mendukung transformasi digital dan Pelindungan Data Pribadi di lingkungan pendidikan.