Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Opportunities for Hospital-Based Telemedicine Development: A Systematic Review Jayantika Sakina Ifnadera; Siti Soekiswati; Yusuf Alam Romadhon
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2025: Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose: This study aims to examine the adoption, hospital integration, and revenue implications of telemedicine, with specific emphasis on Indonesia where hospital-based telemedicine services remain less developed than commercial platforms. The review focuses on identifying key drivers of user acceptance, organizational readiness, and financial outcomes to support strategic telemedicine development in hospitals.Methodology: A systematic review was conducted using a comprehensive search of open-access empirical studies published from 2020 to 2025. Twenty-six eligible articles were identified and analyzed. Data were synthesized thematically across three domains: factors influencing user adoption, hospital-level implementation processes, and the economic impact of telemedicine services. The review integrates both global and Indonesian evidence to provide a comparative perspective.Results: Findings show that perceived usefulness, trust, and digital readiness consistently shape patient and provider adoption of telemedicine. Successful hospital integration is supported by adequate infrastructure, clear governance, and alignment with clinical workflows. Several studies report cost-effectiveness and increased service utilization, indicating potential for enhanced hospital revenue, although economic evidence from Indonesian hospitals is still emerging.Applications/Originality/Value: This review offers practical insights for policymakers and hospital administrators planning long-term institutionalization of telemedicine. It is original in combining global and Indonesian contexts while emphasizing the financial sustainability of hospital-based telemedicine services.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENCEGAHAN BURNOUT DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN TENAGA KESEHATAN DI RS PKU MUHAMMADIYAH SAMPANGAN Jayantika Sakina Ifnadera; Yusuf Alam Romadhon
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout pada tenaga kesehatan di RS PKU Muhammadiyah Sampangan merupakan risiko sistemik yang mempengaruhi kesejahteraan dan keselamatan pasien, namun pemahaman manajerial mengenai gejala awal dan strategi pencegahan organisasi masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi manajerial serta tenaga kesehatan dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengelola burnout. Metode yang digunakan adalah pelatihan terstruktur dengan pendekatan andragogi berbasis peer support group, meliputi pre-test, ceramah interaktif, diskusi panel, dan post-test, yang diikuti oleh 26 peserta dari unit farmasi, rawat jalan, rekam medis, satuan pengawas internal, keperawatan, gizi, kasir, IGD, ICU, IBS, dan laboratorium. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 71,15 (pre-test) menjadi 93,85 (post-test) atau peningkatan sebesar 31,9%. Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman gejala awal burnout (dari 57,7% menjadi 92,3%) dan strategi pencegahan organisasi (dari 61,5% menjadi 92,3%).
Melampaui Resiliensi Individu: Sebuah Narrative Review tentang Burnout dan Turnover Intention pada Dokter dan Perawat Jayantika Sakina Ifnadera; Siti Soekiswati; Yusuf Alam Romadhon
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11653

Abstract

Latar Belakang: Burnout pada tenaga kesehatan telah mencapai tingkat krisis global dengan prevalensi 32-47% pada dokter dan perawat rumah sakit. Sindrom ini membawa implikasi mendalam terhadap stabilitas tenaga kerja, keselamatan pasien, dan keberlanjutan sistem kesehatan. Pandemi COVID-19 telah memperburuk tantangan ini secara dramatis. Tujuan: Menyintesis bukti terkini mengenai hubungan antara burnout dan turnover intention pada dokter dan perawat, mengidentifikasi faktor-faktor kunci, serta mengembangkan kerangka kerja berbasis bukti untuk organisasi kesehatan. Metode: Narrative review mengikuti pedoman SANRA. Pencarian literatur terstruktur dilakukan di PubMed, Scopus, Web of Science, CINAHL, dan Embase (Januari 2010 - Maret 2025). Sebanyak 100 artikel peer-review diseleksi untuk sintesis. Model Job Demands-Resources (JD-R) berfungsi sebagai kerangka teoretis utama. Hasil: Lima temuan utama diperoleh: (1) Prevalensi burnout sebesar 32% pada dokter dan 47% pada perawat, dengan angka lebih tinggi di ICU (71,6%) dan UGD (64%); (2) Burnout meningkatkan turnover intention 3-4 kali lipat (OR 3,10-3,79); (3) Prediktor terkuat adalah faktor sistemik, yaitu ketidakcukupan staf (54%), lingkungan kerja buruk (34%), lembur wajib (β=0,395), kekerasan di tempat kerja (74-97%), dan work-life interference (OR 1,72); (4) Tenaga kesehatan memprioritaskan intervensi organisasi dibandingkan program individu; (5) Intervensi efektif meliputi rasio staf wajib, terapi seni kreatif, dan program mentorship. Kesimpulan: Burnout dan turnover intention terutama didorong oleh faktor sistemik, bukan defisit resiliensi individu. Organisasi kesehatan harus beralih dari membangun resiliensi individu menuju penciptaan sistem kesehatan yang resilien melalui reformasi struktural.