Perencanaan Pembelajaran merupakan matakuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa program studi pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya pada semester enam. Matakuliah tersebut memberikan panduan untuk calon guru dalam membuat perangkat pembelajaran dan meyimulasikannya. Untuk mengetahui kepraktisan buku ajar Perencanaan Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan karakter dan Pendekatan Saintifik (PPBPKPS) yang sudah dikembangkan dan divalidasi oleh para ahli dan sudah diterbitkan cetakan pertama, perlu diketahui, “Bagaimanakah kepraktisan buku PPBPKPS, dilihat dari uji one-to-one dan uji small grup? Metode yang digunakan, bagian dari penelitian dan pengembanganfase keempat, deskriptif kuantitatif. Subjek penelitiannya adalah mahasiswa semester 6 kelas Inderalaya dan kelas Palembang, teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan tes, analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Tingkat kepraktisan yang digunakan mengacu pada kriteria berikut ini. 1) tidak praktis (0—54), 2) kurang praktis (55—59), 3) cukup praktis (60—75), 4) praktis (76—85), dan 5) sangat praktis (86—100). Dari uji kepraktisanbahan ajar PPBPKPS, terlihat dari 4 aspek yang terpenuhi yakni: efektif, kreatif, efisien, dan menarik. Hasil nilai kepraktisan dari data one to one diperoleh rata-rata nilai 80.05 dan dari small grup diperoleh rata-rata 81,03, berarti bahan ajar ini tergolong praktis. Selanjutnya bahan ajar tersebut dapat digunakan oleh mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan dan oleh guru di lapangan.