Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INOVASI TERAPEUTIK METODE DIR DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI ANTARPRIBADI ANAK PENYANDANG SPEECH DELAY Nisma; Ramly; Usman
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 20 No 2 (2024)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/3kwwd934

Abstract

ABSTRAK: Keterlambatan bicara pada anak dapat berdampak pada interaksi komunikasi mereka dengan lingkungan sekitar serta berbagai aspek kehidupan lainnya, bahkan dapat terus berlanjut hingga usia dewasa. Oleh karena itu, diperlukan metode yang tepat untuk mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan menggunakan metode DIR, yaitu metode yang menekankan pada pentingnya perkembangan, perbedaan individu, serta hubungan anak dengan lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh metode DIR terhadap peningkatan komunikasi antarpribadi anak penyandang speech delay. Penelitian ini dilaksanakan di SLB Negeri 1 Makassar dengan treatmen permainan menyusun kata atau DIR dengan sampel yang diambil secara purposive sampling. Desain pemilihan sampel menggunakan desain Single Subject Research (SSR) yaitu subjek tunggal. Data penelitian berfokus pada 13 aspek/indikator kemampuan berbahasa yang dimiliki sampel. Pengumpulan data menggunakan pedoman pencatatan. Data dianalisis secara statistik menggunakan Uji Tanda (Sign Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai P hitung lebih kecil dari kriteria taraf signifikasi yang ditetapkan (0,022 ≤ 0,05), artinya adalah H0 ditolak. Hal ini ditunjukkan oleh adanya perbedaan yang signifikan dari pre dan pos tes. Kesimpulan penelitian ini ialah metode DIR memiliki pengaruh terhadap peningkatan keterampilan komunikasi antarpribadi pada anak yang mengalami speech delay.
Representasi Nilai Pendidikan Lingkungan Novel Jejak Balak Karya Ayu Werilang (2023): Kajian Ekokritik Nisma
Jurnal Sosial Humaniora Vol 18 No 1 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is a qualitative research with a descriptive approach that aims to examine the value of environmental education in the novel Jejak Balak by Ayu Werilang (2023). The primary data source is the novel’s text, focusing on environmental phenomena, while secondary sources include journals, books, and previous studies relevant to ecocriticism and environmental education. Data collection techniques involve documentation and note-taking from the novel and other written sources. The data were analyzed using Greg Garrard’s (2004) ecocritical approach, which consists of six main concepts: pollution, wilderness, apocalypse, dwelling, animals, and earth. The research findings indicate that Jejak Balak represents environmental education values through these six aspects in line with Garrard’s theory. The novel highlights issues such as forest conservation, criticism of environmental exploitation and irresponsible corporations, the role of local wisdom in environmental sustainability, the ecological impact of deforestation, animal symbolism in human-nature relationships, and the role of characters as environmental change agents. As an ecologically themed literary work, the novel serves as an educational and reflective medium, emphasizing human responsibility in maintaining ecological balance and raising awareness of environmental issues