Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Examining The Determinants of AI Misuse Among Students in Indonesia: An Analysis Through The Fraud Diamond Framework Andrey Hasiholan Pulungan; Rizki Ramadhan; Faris Windiarti; Meiliyah Ariani; Ahmad Basid Hasibuan
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 9 No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v9i1.10442

Abstract

The growing integration of artificial intelligence (AI) in academia raises ethical concerns, particularly among business and accounting students expected to uphold professional integrity. This study examines factors influencing the use of AI for academic misconduct among Indonesian business students, applying the Fraud Diamond Theory as a framework. An online survey conducted from August 2024 to January 2025 yielded 424 valid responses, analyzed using SmartPLS version 4.1.0.9. The findings reveal that students do not view opportunity as a significant determinant of AI-assisted misconduct. Instead, capability, rationalization, and motivation significantly affect students’ intentions to engage in such behavior. This study contributes to literature and practice by highlighting ethical challenges in AI adoption within education, especially in Indonesia. It emphasizes the need for ethical AI training, enhanced digital literacy, and clear institutional protocols to address ethical dilemmas. Understanding the key drivers of AI-assisted misconduct supports the development of effective prevention and detection strategies. Given its focus on Indonesian business and accounting students, the study calls for broader validation with diverse samples and objective measures. Future research should explore the long-term impact of AI use on professional ethics, educational integrity, and intervention effectiveness.
Pengaruh Intensitas Modal terhadap Tax Avoidance dengan Komite Audit sebagai Varibel Moderasi pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batubara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode (2021-2024) Winda Nur Malasuci; Faris Windiarti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas modal terhadap tax avoidance, pengaruh komite audit terhadap tax avoidance, serta peran komite audit dalam memoderasi pengaruh intensitas modal terhadap tax avoidance pada perusahaan pertambangan subsektor batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 46 perusahaan subsektor batubara yang terdaftar di BEI. Melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu, diperoleh sampel sebanyak 43 perusahaan yang memenuhi persyaratan penelitian sehingga menghasilkan data panel selama empat tahun pengamatan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh langsung variabel independen terhadap variabel dependen serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji peran variabel moderasi. Seluruh pengolahan data dilakukan menggunakan aplikasi EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas modal berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi investasi perusahaan pada aset tetap, semakin rendah kecenderungan perusahaan melakukan penghindaran pajak. Komite audit terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa karakteristik komite audit dalam perusahaan masih berkaitan dengan praktik pengelolaan pajak. Selain itu, hasil analisis moderasi menunjukkan bahwa komite audit mampu memoderasi secara signifikan hubungan antara intensitas modal dan tax avoidance dengan memperlemah pengaruh intensitas modal terhadap tax avoidance. Temuan ini memberikan implikasi bahwa efektivitas fungsi pengawasan komite audit berperan penting dalam mengendalikan kebijakan perpajakan perusahaan serta mendukung penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik.