p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmapedia
Neili Apolina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT KEPATUHAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT TRIMITRA CIBINONG Neili Apolina; Rahayu Ramadayanti
Jurnal Farmapedia (Pharmapedia Journal) Vol 2 No 2 (2024): Jurnal Farmapedia
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/jfp.v2i2.12

Abstract

Keberhasilan pengobatan Tuberkulosis sangat ditentukan oleh tingkat kepatuhan pasien dalam meminum obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sosiodemografi penderita Tuberkulosis yang meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan serta untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan pengobatan penderita Tuberkulosis yang sedang melakukan pengobatan rawat jalan di RS Trimitra Cibinong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan secara cross-sectional menggunakan data primer berupa kuesioner MMAS-8 dari pasien Tuberkulosis rawat jalan yang dilakukan di RS Trimitra Cibinong periode Januari – Maret 2023 dengan total sampel sebanyak 70 orang yang dipilih secara purposive sampling yang sudah dimasukan kedalam rumus slovin. Hasil penelitian pasien Tuberkulosis berdasarkan sosiodemografi berdasarkan usia terbanyak terdapat pada kelompok usia 26-35 tahun sebanyak 24.3%, berdasarkan jenis kelamin paling banyak perempuan 55.7%, berdasarkan tingkat pendidikan terbanyak SMA 60% dan berdasarkan jenis pekerjaan terbanyak sebagai pegawai swasta 37 orang 52.9%. Gambaran tingkat kepatuhan pasien Tuberkulosis menunjukan 67.1% mempunyai tingkat kepatuhan tinggi dan sebanyak 32.9% mempunyai tingkat kepatuhan yang sedang. Kata kunci: Tingkat Kepatuhan, Tuberkulosis, Rumah Sakit.
EVALUASI DEAD STOCK OBAT OVER THE COUNTER (OTC) DI APOTEK KIMIA FARMA 595 TAJUR BARU BOGOR Neili Apolina; Yuanna Yusuf
Jurnal Farmapedia (Pharmapedia Journal) Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Farmapedia
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/jfp.v3i1.64

Abstract

Pengendalian persediaan obat yang tidak optimal dapat menyebabkan terjadinya dead stock yang merugikan apotek secara finansial dan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gambaran pengeluaran obat OTC, mengidentifikasi obat yang mengalami dead stock, serta menganalisis faktor penyebabnya di Apotek Kimia Farma 595 Tajur Baru Bogor periode Oktober-Desember 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan teknik total sampling terhadap 617 item obat OTC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,64% obat OTC mengalami dead stock tanpa pengeluaran selama tiga bulan berturut-turut. Faktor penyebab utama meliputi program perusahaan (29%), dropping antar outlet (27%), ketidaksesuaian kebutuhan pelanggan (16%), obat tidak laku (16%), expired (8%), glikol (3%), dan kerusakan fisik (2%). Permasalahan ini mengindikasikan kurangnya optimalisasi sistem pengendalian persediaan, terutama dalam perencanaan pengadaan dan distribusi obat yang tidak sesuai kebutuhan aktual apotek, sehingga diperlukan perbaikan sistem monitoring dan evaluasi berkala.