This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ilmiah Ultras
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tinjauan Literatur: Makna Religius dalam Film Qodrat 2 Era Sinema Kontemporer Indonesia Dzaki Bagas Susanto; Prasetyo Yuli Kurniawan
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 9 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah representasi makna religius dalam film Qodrat 2 karya Charles Gozali sebagai refleksi nilai-nilai spiritual dalam sinema kontemporer Indonesia. Permasalahan utama penelitian ini berfokus pada bagaimana elemen-elemen sinematik seperti cahaya, warna, simbol, dan  dialog spiritual berfungsi untuk merepresentasikan  nilai iman serta perjuangan moral manusia di tengah kehidupan modern yang rasional. Tujuan penelitian ini adalah meninjau berbagai literatur akademik terkait religiusitas dalam film Indonesia serta memahami pergeseran paradigma sinema religius dari dakwah normatif menuju ekspresi reflektif dan humanistik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan sumber data berasal dari jurnal nasional dan internasional yang relevan. Analisis dilakukan melalui teori semiotika Roland Barthes untuk menafsirkan makna konotatif dan mitos religius  dalam tanda-tanda  sinematik serta  teori  simbolisme budaya  Clifford  Geertz  untuk memahami konstruksi makna religius dalam konteks sosial dan budaya Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qodrat 2 tidak hanya menampilkan pertarungan antara kekuatan baik dan jahat, tetapi juga mengandung refleksi mendalam tentang hubungan manusia dengan Tuhan, di mana simbol-simbol visual seperti cahaya, warna, dan doa menjadi representasi perjuangan spiritual dan moralitas. Dengan demikian, kajian ini menegaskan bahwa film religius memiliki peran penting sebagai medium reflektif dan edukatif dalam menghubungkan nilai-nilai ketuhanan dengan realitas kehidupan masyarakat kontemporer Indonesia