p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Idaroh
Agussalim Agussalim
Universitas Islam Nusantara Al-Azhaar Lubuklinggau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE KOMUNIKASI DAKWAH GURU AGAMA PADA SISWA DISABILITAS DI SMPN LUAR BIASA KABUPATEN MUSI RAWAS Zainul Haq; Depi Putri; Artiyanto Artiyanto; Agussalim Agussalim
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 4 No 2 (2024): September, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v4i2.698

Abstract

Berdakwah adalah syi’ar yang disampaikan oleh mubaligh atau Da’i yang mana hal tersebut selalu disampaikan atau tersampaikanya kepada masyarakat tanpa menyandang disabilitas, tetapi bagaimana kemudian kalau Pendakwah menyampaikan dakwah terhadap kaum disabilitas, karna Idealnya kaum disabilitas menginginkan hidup layaknya orang normal yang selalu mendapatkan asumsi tentang apa yang di sampaikan pendakwah.. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji metode komunikasi dakwah guru agama pada siswa disabilitas di SMP Luar Biasa Musi Rawas dan Apa saja faktor pendukung dan penghambat metode komunikasi dakwah guru agama pada siswa disabilitas di SMP Luar Biasa Musi Rawas. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode komunikasi dan materi yang disampaikan pada Tunarungu selain penyampaian secara lisan, Guru juga mengajarkan pelajaran Fiqih dalam bentuk praktek, seperti praktek wudhu dan shalat, kegiatan praktek seperti ini akan diwajibkan oleh seluruh murid dan berlangsung terus menerus agar murid dapat menghafal gerakan-gerakan berwudhu dan shalat dengan tujuan murid dapat menerapkan di rumah dan di lingkungan masyarakat. Di SMP Luar Biasa Musi Rawas ini murid di berikan pembelajaran Agama Islam sejak awal masuk sekolah dari kelas VII sampai kelas IX SMP.
STRATEGI PENYULUH AGAMA ISLAM DALAM MEMINIMALISIR BUTA AKSARA AL-QUR’AN DI MAJELIS TAKLIM HIDAYATUSSIBYAN Siti Khowajah; Depi Putri; Novita Sari; Agussalim Agussalim
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 5 No 1 (2025): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v5i1.832

Abstract

Quran illiteracy has been problem in the Hidayatussibyan Taklim Assembly, Sadarkarya Village, Purwodadi District, Musi Rawas Regency. Based on data from the South Sumatera BPS 2022, it was recorded that 2.58% of the people in Musi Rawas Regency were illiterate in the Quran. Of the 30 congregation members, 50% were still at the 1-6 volume stage, and 50% had read the Quran. This study used a descriptive qualitative method with a case study approach. Data collection techniques included interviews, observations, and documentation. Counseling was carried out through activities reading the Quran, learning ablution, dhuha prayer, and tahlil, with material according to tajwid using the Iqro' method. The strategies implemented include: (1) grouping the congregation based on ability; (2) special guidance outside of routine religious studies; (3) providing learning materials such as Iqro', Juz Amma, and the Quran; (4) training in reading and writing the hijaiyah letters; and (5) a personal approach to building motivation. This strategy is effective in improving the ability to read the Qur'an and reducing the level of illiteracy among the congregation