Andre Rivianda Daud
Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR PERTIMBANGAN PEMOTONG TERHADAP PEMANFAATAN RUMAH POTONG HEWAN UNGGAS (RPH-U) DI KOTA SERANG Muhammad Abrori Lazuardi; Cecep Firmansyah; Andre Rivianda Daud; Sondi Kuswaryan
Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman Vol 14 No 1 (2026): Agrinimal Jurnal Ilmu Ternak dan Tanaman
Publisher : Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ajitt.2026.14.1.124-130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang dipertimbangkan pemotong dalam pemanfaatan Rumah Potong Hewan Unggas (RPH-U) di Kota Serang. Meskipun pemerintah telah membangun RPH-U sebelumnya sebagai upaya menjamin produk daging yang halal, aman, utuh, dan sehat (HAUS), tingkat pemanfaatan fasilitas ini masih rendah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 43 dari 48 pemotong ayam di enam kecamatan di Kota Serang. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa dari lima variabel independen yang diuji (kondisi RPH-U, jaminan keamanan, jaminan produk HAUS, lokasi, dan biaya), hanya kondisi RPH-U dan biaya yang berpengaruh secara signifikan terhadap pemanfaatan RPH-U (p < 0,1). Variabel lokasi dan jaminan keamanan menunjukkan hubungan positif tetapi tidak signifikan, sedangkan jaminan produk HAUS memiliki pengaruh paling rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa aspek fisik dan keterjangkauan biaya lebih menjadi pertimbangan dibandingkan dengan aspek teknis atau jangka panjang seperti keamanan kerja dan mutu produk. Rendahnya pengaruh aspek keamanan dan mutu diduga disebabkan oleh masih terbatasnya pengetahuan teknis dan belum dirasakannya insentif ekonomi oleh para pemotong. Oleh karena itu, selain peningkatan infrastruktur, diperlukan intervensi berbasis edukasi dan sosialisasi berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan pemanfaatan RPH-U secara optimal. ABSTRACT This study aims to analyze the factors considered by slaughterers in the utilization of Poultry Slaughterhouses (RPH-U) in Serang City. Although the government has previously built RPH-U as an effort to ensure Halal (Halal), Aman (Safe), Utuh (Intact), and Sehat (Healthy) (HAUS) meat products, the utilization rate of these facilities remains low. The study was conducted using a quantitative approach through a survey of 43 out of 48 chicken slaughterers in six districts in Serang City. Data were analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that out of the five independent variables tested (poultry slaughterhouses conditions, safety guarantees, HAUS product guarantees, location, and cost), only poultry slaughterhouses conditions and cost had a significant impact of poultry slaughterhouses utilization (p < 0.1). The location and safety guarantee variables showed a positive but insignificant relationship, while the HAUS product guarantee had the lowest influence. These findings indicate that physical aspects and cost affordability are more important considerations than technical or long-term aspects such as workplace safety and product quality. The low influence of safety and quality aspects is likely due to limited technical knowledge and the lack of perceived economic incentives among slaughterers. Therefore, in addition to infrastructure improvements, sustained educational and awareness-raising interventions are needed to enhance understanding and optimize the utilization of poultry slaughterhouses.