Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Implementasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) pada Bangunan Gedung Milik Daerah di Kabupaten Karawang Asep Supriatna; Tsalsa Khadidza Lael
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.17423

Abstract

Bangunan gedung milik daerah wajib memenuhi aspek legalitas melalui Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebagai bagian dari tertib penyelenggaraan bangunan gedung. Namun, implementasi kedua regulasi tersebut di daerah masih menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi kelembagaan maupun teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PBG dan SLF pada bangunan gedung milik daerah di Kabupaten Karawang serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 40 responden, dilengkapi data sekunder dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman dan sosialisasi internal masih belum optimal, sementara monitoring dan evaluasi belum berjalan efektif dan belum terstruktur. Selain itu, koordinasi antar instansi serta keterbatasan dukungan anggaran menjadi kendala utama dalam proses pengurusan perizinan. Secara umum, implementasi PBG dan SLF belum terlaksana secara maksimal pada bangunan milik daerah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sosialisasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan sistem monitoring dan evaluasi yang terintegrasi, serta koordinasi lintas instansi yang lebih efektif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya perbaikan tata kelola perizinan bangunan gedung guna mendukung tertib administrasi, kepatuhan regulasi, dan keberlanjutan pembangunan daerah.
Penerapan Value Engineering Pada Proyek Pembangunan Gedung Record Center Bank Tabungan Negara (BTN) Bandung – Jawa Barat Asep Supriatna; Firhan Fajri Tandayu; Dea Zulianti Aripin; Riva Alfisyahrin; Kevin Andika Putra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i9.2769

Abstract

Pembangunan proyek konstruksi berskala besar memerlukan strategi efisiensi biaya tanpa mengurangi fungsi dan kualitas. Penelitian ini membahas penerapan metode Value Engineering (VE) pada proyek pembangunan Gedung Record Center Bank Tabungan Negara (BTN) di Bandung, Jawa Barat. Bertujuan untuk mengidentifikasi komponen pekerjaan yang memiliki potensi penghematan signifikan. Melalui lima tahapan VE. Informasi, kreatif, evaluasi, pengembangan, dan rekomendasi. Penelitian menganalisis pekerjaan struktur dan arsitektur menggunakan metode Pareto, Breakdown Cost Model dan pendekatan Life Cycle Cost (LCC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif seperti modular besi ringan untuk bekisting dan pelat metal deck untuk lantai menghasilkan penghematan biaya konstruksi dan pemeliharaan tanpa menurunkan kualitas atau fungsi bangunan. Penerapan kombinasi desain alternatif terbaik pada proyek konstruksi ini menghasilkan efisiensi biaya sebesar Rp 1.376.038.870,79 atau sekitar 6,9% dari nilai RAB awal sebesar Rp 19,948,876,804.54. Secara keseluruhan, penerapan Value Engineering dalam proyek ini berhasil mencapai efisiensi biaya yang signifikan dan dapat dijadikan model optimalisasi pada proyek-proyek konstruksi serupa